Barut Perpanjang Tanggap Darurat Covid-19

Muara Teweh, KP – Mengingat perkembangan penyebaran Covid-19 di Barito Utara, Pemerintah Kabupaten Barito Utara (Barut) menggelar rapat evaluasi, Senin (6/7) di Rumah Jabatan Bupati setempat.

Rapat Evaluasi tersebut dipimpin Wakil Bupati Sugianto Panala Putra yang didampingi Sekretaris Daerah Ir H Jainal Abidin, yang dihadiri unsur FKPD, Kepala Perangkat Daerah dan undangan terkait lainya.

Wakil Bupati Barito Utara Sugianto Panala Putra mengatakan dalam beberapa minggu ini peningkatan kasus positif di Barito Utara kian meningkat, maka dari itu status Tangap Darurat harus diperpanjang mengingat penularan masih terjadi.

“Saya terus mengingatkan kepada masyarakat untuk tetap mematuhi prtokol kesehatan dan menjaga jarak serta butuh komitmen disipilin yang kuat untuk mematuhinya, agar kita bisa segera memutus mata rantai penularan Covid-19 di Bumi Iya Mulik Bengkang Turan,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah menyampaikan agar disetiap posko baik didarat maupun jalur sungai agar semakin diperketat terhadap orang pendatang yang masuk ke Barito Utara berdasarkan dengan SOP yang ada.

Berita Lainnya
1 dari 126
Loading...

“Mudah-mudahan kerjasama dan koordinasi tetap terjalin dengan baik, agar kita bisa melawati wabah Covid-19 dengan mengikuti Protokol kesehatan dan untuk penanganan Covid-19 baik posko angkutan darat dan sungai diperpanjang sampai bulan September ini,” ujarnya.

Selanjutnya, Plt Kadis Kesehatan Barut H Siswandoyo menyampaikan bahwa data kasus Covid 19 sejak bulan Maret sampai 6 Juli di Barito Utara yakni ODP 56 orang, PDP 31 orang, positif 19 orang, positif yang sembuh 5 orang, positif yang meninggal dunia 2 orang dan positif dalam perawatan ada 12 orang.

“Dengan adanya perkembangan data tersebut menunjukan bahwa ancaman Covid-19 belum berakhir, sehingga dibutuhkan peran aktif masyarakat untuk memutus mata rantai penyebaran viruss,” jelasnya.

Ditempat terpisah, Bupati Barito Utara, H Nadalsyah kembali mengingatkan agar masyarakat Barito Utara terus disiplin menerapkan protokol kesehatan yang ketat dan juga mengikuti anjuran pemerintah untuk selalu mengunakan masker, cuci tangan dengan sabun, menjaga jarak fisik dan juga menghidari kerumunan.

“Kita selalu berdoa semoga pademi ini segera berakhir dan kondisi secepatnya pulih,” tutupnya. (asa/K-10)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya