Belasan Preman Mabuk Digaruk Macan Banua

Kegiatan ini untuk menjaga masyarakat dari aksi premanisme. Supaya tak pernah lagi terganggu oleh para preman

BANJARMASIN, KP – Belasan pria mabuk-mabukan digaruk puluhan personel Direktorat Reserse Kriminal (Ditreskrim) Umum Subdit III Jatanras Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) atau diberi nama Tim Macan Banua, saat melakukan razia pekat, Senin (13/07/2020).

Razia untuk menjaga kondusifitas dan kamtibmas ini menyisir sejumlah kawasan yang dianggap rawan kriminalisme dan aksi premanisme baik di jalanan, pasar ataupun fasilitas umum.

Dimana kegiatan ini dimulai sekitar pukul 14.00 WITA, dan dibagi dua tim Macan Banua.

Hasilnya, delapan laki-laki sedang pesta alkohol, yakni berinisial MY, HA, AA, DA, AM, AH, AR dan MR berhasil diamankan.

Selanjutnya di Jalan Veteran Banjarmasin Timur, tim Macan Banua mendapati empat lelaku sedang minum berakohol. Saat didata mereka berinisial FI, RU, SY, dan AR.

Berita Lainnya
1 dari 868
Loading...

Tak sampai disitu saja, sekitar pukul 23.50 WITA, kegiatan dilanjutkan kembali oleh Macan Banua Unit 1 Tim II Subdit III Jatanras Polda Kalsel, di Jalan Gubernur Sarkawi Kecamatan Alalak Kabupaten Barito Kuala (Batola). Lagi-lagi anggota menemukan tiga pria berinisial AM, MU, dan RH sedang minum-minuman beralkohol.

Menyasar ke arah Jalan Trans Kalimantan Sungai Lumbah Kabupaten Batola, disana tim Macan Banua kembali menciduk dua pria berinisial MZ dan AS dalam pengaruh minum beralkohol.

Direktur Reskrimum Polda Kalsel, Kombes Pol Dr Sugeng Riyaldi SIk MH MSi melalui Kasubdit III, Kompol Riza Muttaqin SIk, saat dikonfirmasi membenarkan razia ini. “Kegiatan ini untuk menjaga masyarakat dari aksi premanisme. Supaya tak pernah lagi terganggu oleh para preman. Total ada 17 pria yang diamankan,” jelasnya, Selasa (14/07/2020).

Belasan lelaki yang diamankan itu hanya dilakukan pendataan dan pembinaan agar tidak mengulangi minum-minuman beralkohol. Karena dampaknya bisa menimbulkan keresahan masyarakat, termasuk bisa menimbulkan perilaku menyimpang lainnya, bahkan menimbulkan tindak kejahatan.

“Saya mengimbau, kepada masyarakat jika ada yang merasa dirugikan seperti oleh tukang parkir liar yang memaksa memberi uang, atau preman di pasar yang meminta jatah lapak termasuk aksi preman lainnya segera memberitahukan pihak kepolisian terdekat,” ingatnya.

Sebab, tegasnya, pihaknya akan segera menindak aksi premanisme yang sudah meresahkan warga, apalagi sampai mengganggu kamtibmas di wilayah hukum Kalsel. (fik/K-4)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya