Mantan Sekda Banjarbaru Akan Maju Pilwali Saingi Nadjmi

Tunggu saja infonya, mungkin dalam satu minggu ke depan atau paling lambat akhir Juli nanti ada kejutan yang kami sampaikan

Banjarbaru, KP – Mantan Sekretaris Daerah Banjarbaru Syahriani mengisyaratkan maju dalam pemilihan wali kota yang siap digelar Desember 2020 menghadapi calon lain termasuk wali kota yang masih menjabat (petahana) Nadjmi Adhani.

“Tak elok rasanya jika petahana hanya melawan kotak kosong di pilwali nanti,” ucap Syahriani di Banjarbaru, Ahad saat dimintai tanggapan terkait maju tidaknya dalam perebutan kursi nomor satu di Pemkot Banjarbaru. 

Menurut Ketua DPD Partai Gerindra Kota Banjarbaru itu, partainya masih belum memutuskan mengusung calon sendiri dalam pilwali atau hanya jadi penonton saja meski memenuhi syarat mengusung tanpa harus koalisi. 

Ditanya keinginannya untuk maju, pria kelahiran Barabai Kabupaten HST itu masih belum memberi jawaban pasti namun tersirat siap mencalonkan diri jika diperintahkan partai Gerinda yang punya 6 kursi di DPRD Banjarbaru. 

Berita Lainnya
1 dari 633

“Sampai saat ini saya masih belum punya niat maju di pilwali tapi jika memang partai memerintahkan, tentu sebagai kader siap. Semua tergantung partai dan saya siap menjalankan apa yang diperintahkan,” ucapnya tegas.

Bahkan, Syahriani mengisyaratkan ada kejutan dalam satu dua minggu ke depan terkait sikap politik yang akan diambil Partai Gerindra dalam pilwali yang dijadwalkan pelaksanaannya awal Desember mendatang. 

“Tunggu saja infonya, mungkin dalam satu minggu ke depan atau paling lambat akhir Juli nanti ada kejutan yang kami sampaikan,” ucapnya sambil tersenyum tanpa menyebutkan kejutan dimaksud. 

Disisi lain, ia mengharapkan pilwali Banjarbaru diikuti dua pasangan calon atau lebih sehingga masyarakat kota berjuluk Idaman itu memiliki pilihan pemimpin yang akan memimpin kota lima tahun ke depan.

Namun, ia berkeyakinan, pilwali Kota Banjarbaru diikuti dua pasang calon bahkan lebih karena masih adanya partai politik yang belum menentukan calon yang diusung meski pun wajib berkoalisi dengan partai lainnya.

“Peluang partai lain berkoalisi untuk mengusung calon terbuka, seperti PPP, PKB, Partai Demokrat dan PAN yang bisa membangun poros baru di pilwali. Kalau Gerindra, kita lihat saja nanti,” ucapnya tersenyum penuh arti. (Dev/K-3)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya