Utamakan Edukasi Dalam Penerapan Wajib Memakai Masker

Banjarmasin, KP – Meskipun pemerintah telah mengeluarkan maklumat larangan berkumpul dan himbauan agar menjaga jarak dalam berinteraksi sosial selama wabah Virus Corona (Covid-19) , namun nyatanya masih saja banyak ditemui sejumlah tempat usaha ramai dikunjungi warga, selaian masih adanya warga tidak menggunakan masker dalam beraktifitas.

Sebut saja seperti café, warnet (warung internet), karouke, warung makan dan minum , pusat perbelanjaan dan tempat-tempat usaha lainnya serta tempat hiburan malam (THM yang sudah kembali mulai beroferasi menyusul tidak diterapkannya lagi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Padahal selain maklumat menghindari berkumpul yang dikeluarkan pemerintah melalui Kapolri tersebut, Walikota Banjarmasin juga mengeluarkan Surat Edaran yang sama agar masyarakat dalam beraktifitas menerapkan social distancaning atau menjaga jarak .

Terakhir beberapa hari lalu , Walikota Ibnu Sina juga telah mewajibkan kepada warga dalam setiap beraktifitas mengenakan masker. Aturan itu dituangkan dalam Peraturan Walikota (Perwali) Kota Banjarmasin Nomor : 60 tahun 2020.

Menyikapi terbitnya Perwali ini anggota komisi I DPRD Kota Banjarmasin, Deddy Sophian meminta Pemko mensosialisasikannya kepada masyarat agar maksud dan tujuan diterbitnya Perwali dalam upaya terus berusaha mengantisipasi penyebaran wabah Covid-19 tersebut sesuai harapan.

Berita Lainnya
1 dari 1.424
Loading...

“ Selain sosialisasi Pemko Banjarmasin alangkah baiknya melaksanakannya dengan membagikan masker gratis sebagai salah bentuk untuk mengedukasi masyarakat,” ujarnya kepada sejumlah wartawan, Selasa (11/8/2020) kemarin.

Anggota dewan dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini juga menyatakan ketidak setujuannya, jika dalam penerapan Perwali tersebut disertai adanya pemberian sanksi kepada warga yang melakukan pelanggaran, namun sebaliknya harus lebih mengutamakan edukasi . Masalahnya, karena di tengah masih mewabahnya virus corona saat ini ekonomi masyarakat sedang dalam keadaan sulit.

Lebih jauh Deddy Sophian berharap, ditengah upaya mengantisipasi dan mencegah penyebaran mewabahnya virus corona Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol) mamaksimalkan berbagai kebijakan dan aturan yang telah dikeluarkan , dari soal penerapan social distancing hingga kewajiban mengunakan masker.

“Protokuler kesehatan ini wajib dilaksanakan agar penyebaran wabah virus corona ini cepat teratasi,” kata Deddy Sophian, seraya menandaskan, menggunakan masker, sering cuci tangan dengan sabun dan menjaga jarak dalam berinteraksi sosial merupakan cara yang tepat menghindari penyebaran Virus Corona di Banjarmasin yang kini semakin menghawatirkan .

Hal senada juga dikemukakan anggota komisi III DPRD Kota Banjarmasin, Ir Sukrowardi yang mengingatkan, sebelum menerapkan Perwali Nomor : 60 tahun 2020 Pemko Banjarmasin harusnya lebih dahulu mengevaluasi efektitas kebijakan sebelumnya, khususnya terkait dalam penanganan virus corona. (nid/K-3)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya