Kalsel Upayakan Pengembangan BUMP
Pengembangan Sapi Australia Berhasil di Tanah Laut

Program melalui Seknas BUMP ini diharapkan petani hanya berkonsentrasi mengembangkan peternakan atau produksi sapi, sedangkan pemasarannya diserahkan kepada PT Bangun Banua untuk penyediaan sapi potong.

BANJARMASIN, KP – Kalsel berupaya mengembangkan badan usaha milik petani (BUMP), terutama di bidang peternakan dalam rangka meningkat kesejahteraan peternak di daerah.

“BUMP ini sudah ada di Kabupaten Tanah Laut, yang berhasil mengembangkan sapi bantuan Australia,” kata Ketua Komisi II DPRD Kalsel, Imam Suprastowo kepada wartawan, Rabu (2/9/2020), di Banjarmasin.

Pengembangan sapi Australia ini yang dilakukan salah satu pondok pesantren ini cukup berhasil, dimana bantuan sekitar 110 ekor sapi berkembang menjadi 280 ekor sapi dalam tiga tahun terakhir, dengan kandang yang berlokasi di daerah Tambang Ulang.

“Kini direncanakan pengembangan sapi dari Nusa Tenggara Barat (NTB) melalui BUMP sebanyak 500 ekor,” kata politisi Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan ini.

Berita Lainnya
1 dari 449
Loading...

Program melalui Seknas BUMP ini diharapkan petani hanya berkonsentrasi mengembangkan peternakan atau produksi sapi, sedangkan pemasarannya diserahkan kepada PT Bangun Banua untuk penyediaan sapi potong.

“Kita harapkan bisa meningkatkan produksi peternakan Kalsel, apalagi bupati setempat sudah meminta izin pinjam pakai eks lahan tambang untuk kegiatan peternakan seluas 200 hektare,” jelas Imam Suprastowo. (lyn)

Menurut Imam Suprastowo, sinkronisasi antara peternak dan PT Bangun Banua sudah dilakukan, termasuk Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Tanah Laut, sehingga keberadaan BUMP ini bisa direalisasikan.

“Kalsel ini daerah agraris, sehingga pengembangan ekonomi lebih diarahkan pada agroindustri,” ujar wakil rakyat dari daerah pemilihan Kalsel VII meliputi Kabupaten Tanah Laut dan Kota Banjarbaru.

Untuk itu, Kalsel memfokuskan pada empat bidang, yakni pertanian tanaman pangan dan hortikultura, perkebunan dan perikanan, ketahanan pangan, serta perikanan dan kelautan.

“Kita juga minta anggaran untuk empat sektor ini tidak dikurangi, karena inilah yang akan menopang perekonomian Kalsel,” tambah Imam Suprastowo. (lyn/K-1)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya