Langgar PKPU, Ratusan APK Jadi Sorotan Bawaslu Banjarmasin

Banjarmasin KP – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Banjarmasin menemukan ratusan dugaan pelanggaran pemasangan Alat Peraga Kampanye (APK) dalam perhelatan Pemilihan Walikota (Pilwali) Banjarmasin tahun 2020.

Hal itu diungkapkan langsung oleh Komisioner Bawaslu Kota Banjarmasin, Subhani saat ditemui awakedia di Kantor Bawaslu Kota Banjarmasin, Rabu (21/10) siang.

“Sebanyak 804 APK menjadi temuan Bawaslu Banjarmasin yang diduga melanggar ketentuan yang telah ditetapkan,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, dugaan pelanggaran pemasangan APK tersebut tidak hanya datang dari segi tata letaknya saja, namun juga berdasarkan ukuran yang tidak sesuai dengam peraturan yang sudah ditetapkan.

“Ada yang tidak sesuai penempatan dan ada juga ketid sesuaian ukuran dan jumlah yang dipasang setiap kecamatan dan kelurahan dengan PKPU yang telah ditetapkan,” jelasnya.

Berita Lainnya
1 dari 1.842

Ia membeberkan, jumlah tersebut merupakan total keseluruhan temuan yang didapati pihaknya sejak ditetapkannya masa kampanye pada 26 September 2020 lalu hingga Rabu 21 Oktober 2020.

“Kita sudah melakukan rekap temuan hingga tanggal 21 hari ini,” ujarnya.

Menurutnya, dugaan pelanggaran tersebut paling banyak terdapat di Kecamatan Banjarmasin Utara dengan total jumlah 345 pelanggaran pemasangan APK. “Sementara ini yang kita temukan paling banyak itu di Banjarmasin Utara,” sambungnya.

Oleh karena itu, sebagai lembaga yang mengawasi jalannya proses pesta demokrasi di Bumi Kayuh Baimbai ini, pihaknya sudah menyerahkan perihal tersebut kepada KPU Kota Banjarmasin melalui Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) masing-masing.

“Ini kan temuan di setiap kecamatan, Jadi ke PPK, tetapi tembusannya kita sampaikan juga ke KPU kota Banjarmasin,” pungkasnya.

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya