Masih Ada ASN Belum Paham Soal Netralitas

Martapura, KP – Bawaslu Banjar menekankan pentingnya netralitas ASN. Menurut Ketua Bawaslu setempat Fajeri Tamzidillah pada talk show Radio Suara Banjar, netralitas disini maksudnya bukan berarti tidak ada pilihan, namun ASN dilarang aktif dalam politik praktis kampanye paslon tertentu.

”Apalagi memanfaatkan jabatan, situasi tertentu atau ikut memfasilitasi paslon peserta Pilkada 2020,” katanya pada program radio FM milik Diskominfostandi Banjar tersebut.

Dia mengakui, masih ada ketidaktahuan ASN sendiri akan hal tersebut, padahal sanksi jika mereka melakukannya, baik penindakan oleh Komisi ASN, bahkan hingga proses hukum.

Berita Lainnya
1 dari 412

”Apalagi saat ini kita berada di bulan Rabiul Awal, akan banyak kegiatan Maulid, jangan sampai dimanfaatkan paslon menjadi agenda kampanye, jika ada, masyarakat bisa melaporkannya ke Bawaslu,” tegasnya.

Dia juga menjamin, jangan takut dengan kerahasiaan identitas pelapor, apalagi jika permasalahan ini dipandang mengandung unsur pidana. Bawaslu sudah berkoordinasi dengan kepolisian untuk melindungi data diri pelapor.

Dia juga mengimbau, khususnya pada seluruh Ketua RT agar menjalankan tugasnya dengan baik di masa kampanye ini, tidak boleh mengajak atau mendukung secara terbuka paslon tertentu. Intinya mereka pun diminta netralitasnya.

”Pelaksanaan kampanye dan Pilkada nanti, semuanya harus sesuai standar prokes Covid-19, semua paslon harus melaksanakannya,” pungkasnya. (Wan/K-3)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya