Rak Bunga Berbahan Besi Mendatangkan Pundi Bagi Iril

Banjarmasin, KP – Bagi orang yang menyukai tanaman bunga, tentu akan menatanya lebih rapi menggunakan rak bunga. Tak hanya untuk menata tanaman, rak bunga pun dapat dijadikan dekorasi untuk memperindah tampilan interior rumah.

Apalagi, saat merabaknya wabah virus Corona, yang membuat sebagian orang enggan keluar rumah dan lebih banyak beraktivitas di rumah saja. Tak sedikit, yang mengisi waktu luangnya dengan memelihara tanaman hias di lingkungan tempat tinggalnya.

Iril, seorang warga Jalan Bawang Merah, Sungai Andai, Kecamatan Banjarmasin Utara, kiranya membaca peluang itu. Ia memanfaatkan momentum tersebut, dengan membuat rak bunga bertingkat dari bahan besi untuk dijual.

Idenya membuat rak bunga ini, ternyata cukup berhasil, karyanya mulai diminati dan menjadi pundi-pundi rupiah baginya. Menurut Iril, ia mulai membuat usaha rak dari besi tersebut baru 5 bulan terakhir, seiring dengan trennya masyarakat yang gemar mengoleksi tanaman di tengah pandemi Covid-19.

Berita Lainnya
1 dari 482

“Saya lihat, warga Banjarmasin sedang gemar-gemarnya memelihara dan mengoleksi tanaman hias di saat wabah Corona. Saya coba manfaatkan kesempatan tersebut. Mulanya, hanya saya tawarkan kepada teman-teman dan tetangga saja, ternyata responnya cukup bagus,” katanya, Selasa (13/10/2020)

Perlahan-lahan, orderan pun mulai mengalir, semenjak ia mempromosikan rak bunga bertingkatnya tersebut melalui media sosial dan dari mulut ke mulut. Dari ketekunannya, Iril bisa menghasilkan jutaan rupiah dalam sebulan.

“Satu rak bunga dapat menampung hingga 16 pot, dan pengerjaannya sekitar 2 sampai 3 hari. Untuk harganya bervariasi, tergantung besar dan kecil ukuran serta banyaknya tempat pot. Ada yang harga Rp 50.000, Rp 100.000, Rp 325.000, hingga Rp 850.000,” ujarnya.

Rak bunga bertingkat produksi Iril tak hanya diminati warga Banjarmasin saja, tapi juga sampai luar kota Banjarmasin.

“Saat ini saya sedang mengerjakan pesanan orang, ada dua rak yang sudah dipesan dari luar kota Banjarmasin. Untuk ukuran, model dan warna, bisa mengikuti keinginan dari pembeli. Semakin besar ukurannya, otomatis memakan banyak material dan cat sehingga harganya sedikit mahal pula,” imbuh Iril, yang pernah bekerja di sebuah perusahaan pelayaran kapal. (opq/K-1)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya