Billiar dalam Keprihatinan

Banjarmasin, KP – Persatuan Olahraga Billiar Seluruh Indonesia (POBSI) Provinsi Kalimantan Selatan, menggelar kegiatan Kejuaraan Provinsi dalam kondisi ke prihatinan, karena melaksakannya dengan dana urunan pengurus dan beberapa donator yang peduli.

Ketua Harian Pobsi Kalsel, H Nur Fathulliansyah mengutarakan kepada wartawan, Sabtu (14/11/2020) karena Kejurprov merupakan agenda wajib dalam pembinaan atlet, maka para pengurus berupaya keras agar even tetap bisa dilaksanakan, meski akhirnya harus ‘bakumpulan’ karena tidak adanya bantuan dari pihak-pihak terkait.

‘’Alhamdulillah meski dalam kondisi prihatin, karena minim dana dan masih adanya ancaman pandemi covid-19, namun even yang digelar di rumah billiard One Ball Jl Pangeran antasari, bias diikuti atlet dari 12 kabupaten kota, hanya Kabupaten Balangan yang tidak bisa mengirimkan atlet. Karena terbentur karena masalah dana,’’ papar Fathul, sapaan akrab Ketua Harian Pobsi Kalsel yang didampingi Tournament Director Andy Rizky.

Berita Lainnya

Dispora Kalsel gelar pelatihan SP4

1 dari 269

Padahal Kejurprov ini merupakan even strategis untuk memberikan pelatihan sekaligus pengalaman tanding bagi para atlet. Mereka yang meraih predikat terbaiik juga akan disiapkan untuk mengikuti Kejuaraan Nasional, kata Fathul.

Secara keseluruhan jumlah peserta kelompok putra 25 atlet, putri 23 atlet dan 17 snoker. Tiap daerah sebagian besar mengirimkan atlet lengkap 4 putra dan 4 putri plus 2 atlet untuk snoker.

Menurut Fathul karena kegiatan digelar dalam situasi pandemic covid-19, maka pelaksanaannya harus mematuhi protocol kesehatan yang ketat. Tidak ada penonton, yang ada di ruangan hanya atlet yang akan tampil dan official. Wajib mengenakan masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun setiap akan masuk ruangan. (nfr/k-9)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya