Perangkat Desa dan Daerah Diberi Pencerahan Hadapi Globalisasi

Palangka Raya, KP – Menghadapi globalisasi, terlebih ditengah krisis ekonomi kareba pandemi, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Kalimantan Tengah (Prov. Kalteng) menggelar Webinar Nasional secara virtual, Kamis (19/11).

Acara tersebut mengusung Tema “Desa, Globalisasi, Ancaman dan Peluang Ditengah Krisis Ekonomi Dunia”.

Kegiatan tersebut bertujuan untuk menumbuh kembangkan pengetahuan dan memberikan pencerahan kepada Perangkat Daerah baik pada Tingkat Provinsi maupun Kabupaten dalam rangka mengakselerasi pembangunan di Desa, dengan mengintegrasikan program pembangunan ekonomi lintas sektoral diharapkan mampu memberikan alternatif kebijakan dalam pembangunan di Kalteng. Acara webinar ini disambut antusias oleh peserta bahkan sebagian tidak bisa mendaftar karna keterbatasan partisipasi pada slotnya.

Guru Besar Ilmu Ekonomi dan Bisnis Universtas Brawijaya dan juga sebagai Staf Khusus Menteri Keuangan Bidan Fiskal Regional Chandra Fazri Ananda sebagai keynot speaker mengungkapkan ditengah krisis ekonomi dunia Indonesia juga mengalami hal yang sama.

Disebutkan pertumbuhan ekonomi yang minus dikwartal akhir ditahun 2020 ini membuat hutang indonesia meningkat 7% dari tahun sebelumnya, hal ini diperlukan kehati-hatian didalam mengelola keuangan khususnya APBN.

Berita Lainnya
1 dari 345

Diakui hal ini tentu berdampak dengan APBD Provinsi maupun Kabupaten karna berkurangnya penerimaan Negara mengakibatkan berkurangnya dana transfer ke Daerah sehingga berpengaruh terhadap menurunya alokasi belanja untuk masing-masing Daerah.

Maka diperlukan upaya yang lebih strategis untuk mengatasi masalah ini dengan cara memilih belanja yang prioritas serta berdampak terhadap kepentingan publik, mendorong sektor riil untuk hal-hal yang produktif.

Pada saat itu Besar Fakultas Administrasi Universitas Brawijaya Abdul Juli Andi Gani lebih menekankan pada faktor sektor public Leadership yang lebih berperan dalam pembangunan tanpa terkecuali pembengunan Desa, colaborative Governance menjadi salah satu kata kunci untuk keberhasilan pembangunan.

Sedangkan Ketua Jurusan Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya Padillah Aminlebih menekankan pada optimalisasi pengelolaan dana Desa agar keberhasilan pembangunan melalui dana desa dirasakan masyarakat, walau kenyataannya masih banyak dana desa yg pengelolaan dan peruntukanya belum optimal dan dirasakan untuk kepentingan publik, sementara itu desa juga mesti berbenah untuk mewujudkan daya saing desa agar mampu mandiri dan bersaing ditengah pandemi Covid-19 ini.

Solimun dari MIPA UNBRAW j menawarkan pengembangan ekonomi kreatif sebagai salah satu cara mengatasi melambatnya pertumbuhan ekonomi sekaligus penopang ekonomi keluarga, berbagai upaya kreatigitas harus dilakukan dengan membangun kerjasama antar Desa antar Provinsi yang diharapkan mampu menciptakan peluang usaha ditengah pandemi.

Webinar dihadiri oleh Kepala Dinas PMD Provinsi dan Kabupaten se-Kalteng, Dinas Koperasi dan UMKM, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Perikanan dan Kelautan, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Pertanian dan Holtikultura se-Kalteng, serta Tenaga Ahli Pendamping Desa se-Kalteng. (drt/k-10)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya