Eks Karyawan Hotel Grand Mentari Mengadu ke Dewan

Banjarmasin, KP – Merasa tuntutan belum dipenuhi sejumlah perwakilan eks karyawan hotel Grand Mentari mengadukan nasib mereka dengan mendatangi kantor DPRD Kota Banjarmasin.

Didampingi Perwakilan Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI), eks karyawan Grand Mentari Hotel Banjarmasin diterima komisi II Rabu siang (30/12/2020) kemarin

Ketua FNSMI Kalsel Yoeyoen Indharto mengatakan, kedatangannya ke komisi II DPRD Banjarmasin untuk meminta fasilitasi agar pihak manajemen hotel bisa memenuhi tuntutan karyawan.

“Kami hanya ingin diperkerjakan seperti sedia kala,” ujarnya.

Ia menjelaskan menyusul pandemi wabah virus corona (Covid-19) pihak manajemen Hotel Grand Mentari beberapa bulan lalu melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) dengan karyawannya.

Meski melakukan PHK, namun sesuai perjanjian yang telah disepakati bersama karyawan yang di PHK diprioritaskan untuk dipekerjakan kembali jika sudah dalam kondisi normal dari dampak Covid-19.

Menurut dia, sejak hotel tersebut beroperasi kembali mulai 1 Juli 2020 Desember, manajemen hotel punya aturan tersendiri untuk memperkerjakan karyawan.

Saat ini kata Yoeyoen, ada sekitar 80 lebih pekerja di Grand Mentari Hotel. Namun yang diperkerjakan kembali justeru hanya sekitar 25 persen dengan sistem rolling per harinya.

Berita Lainnya
1 dari 2.146

“Hitung-hitunganya satu karyawan hanya bekerja selama lima hari dalam satu bulan dengan gajih Rp 100 ribu perhari, Karena hanya bekerja lima hari tentunya mereka dibayar Rp 500 ribu tiap bulan, dengan gaji seperti ini mana cukup,” ketusnya.

Dikemukakan, upaya negosiasi untuk membicarakan tuntutan karywan ini sudah dilakukan stelah sebelum pihaknya menyurati pihak manajemen pada 1, 4, 7 dan 11 Desember 2020, namun sampai sekarang tidak ada kejelasan.

“Makanya pihak kami mogok kerja sejak 24 Desember 2020 dan sudah berjalan lima hari,” katanya lagi.

Sementara itu, Ketua Komisi II DPRD Banjarmasin M Faisal Hariyadi mengatakan, pihaknya hanya memfasilitasi pengusaha dan pekerja, agar permasalahan ini bisa didapat winwin solution dengan baik.

Dikatakan Faisal Hariyadi dari informasi diterima, besok (Kamis hari ini) pihak pekerja dengan manajemen ada pertemuan.

“Harapan saya melalui pertemuan itu pihak hotel Grand Mentari kembali memperkerjakan karyawan tersebut, karena ada yang sudah 10 tahun lebih mengabdi di hotel itu,” katanya.

Sebelumnya Faisal menyatakan, keprihatinannya akibat imbas dampak virus corona hampir 10 bulan tidak bekerja dan harus kehilangan penghasilan untuk menghidupi dan memberi nafkah untuk keluarga mereka.

“Nasib sama juga banyak dialami karyawan hotel dan kegiatan usaha lainya di kota ini, sehingga wajar jika mereka mengharap untuk dipekerjakan kembali,” pungkas Faisal Hariyadi. (nid/k-11)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya