Hari Anti Korupsi
Kejari Banjarmasin Ajak Masyarakat Tak Korupsi

Banjarmasin, KP – Memperingati Hari Anti Korupsi sedunia, yang bertepatan dengan Pilkada serentak 9 Desember, Kejaksaan Negeri (Kejari) Banjarmasin melakukan edukasi terkait korupsi.

Memperingati Hari Anti Korupsi ini, diharapkan mengharapkan masyarakat mengenali hukum agar terhindar dari hukuman.

“Dalam rangka hari anti korupsi kita mengajak kepada masyarakat untuk mengenali hukum dan menjauhi hukuman,” ujar juru bicara atau Kasi Intel Kejari Banjarmasin Budi Muchlis, Selasa (8/12/2020)

Mengingat masa pandemi Corona, edukaksi tersebut diberikan lebih banyak dilakukan melalui baliho, spanduk maupun melalui media massa.

Pemasangan baliho dan spanduk tersebut diharapkan terpasang di masing-masing perkantoran pemerintah, yang isinya mengajak masyarakat untuk tidak melakukan korupsi.

Berita Lainnya

Mantan Kades Hamak Utara Dibui Tiga Tahun

1 dari 1.482

“Karena sesuai arahan presiden, kejaksaan bukan saja melakukan penindakan tapi juga pencegahan, yakni melalui edukasi serta imbauan,”ungkapnya.

Ia menyatakan, selama ini pelaku korupsi adalah penyelenggara negara, baik disengaja ataupun dengan alasan tidak tahu.

Bahkan, upaya pencegahan tetap dilakukan, dengan Tim Pengawal, Pengaman Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D) yang sekarang menjadi Pengawasan Pembangunan Strategis Pemerintah (PPSP).

Hal yang sama dilakukan Kejari Hulu Sungai Selatan (HSS) dalam memperingati hari anti korupsi, yakni pemasangan spanduk di depan kantor Kejari HSS dengan mengusung tema “Membangun Kesadaran Seluruh Elemen Bangsa Dalam Budaya Antikorupsi”.

Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus Kejari HSS, Raj Boby Caesar mengatakan, spanduk yang dipasang tersebut berisikan edukasi dan imbauan kepada masyarakat untuk memahani tindak pidana korupsi dan menjauhinya. (hid/K-4)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. TerimaSelengkapnya