Jumat Malam Diperkirakan jadi Puncak Air Pasang di Kawasan Kota Banjarmasin

Banjarmasin, KP – Dalam hari ini, beberapa kawasan pemukiman penduduk bahkan jalan raya sering sekali terendam oleh air yang sedang mengalami fase pasang tinggi.

Bahkan, Kepala Bidang (Kabid) Sungai, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Banjarmasin, Hizbul Wathony memperkirakan akan terjadi puncak peningkatan permukaan air pada Jumat malam ini.

“Sepertinya nanti malam akan lebih tinggi lagi untuk permukaan air pasangnya,” ungkapnya pada awak media melalui sambungan telepon, Jumat (18/12) sore.

Pasalnya, kabar yang ia sampaikan tersebut merupakan prediksi yang dikeluarkan Badan Meteorologi dan Geofisika (BMKG) Provinsi Kalimantan Selatan, bahwa akan terjadi hujan dengan intensitas tinggi disertai petir sekitar jam 22.00 WITA.

Menurutnya, pusat air pasang yang paling tinggi untuk bulan Desember di tahun ini terjadi pada 17 sampai dengan 20 Desember 2020.

“Diperkirakan akan terjadi pada kisaran waktu 23.00 hingga 24.00, apalagi ditambah dengan intensitas curah hujan yang tinggi,” ucapnya.

Berita Lainnya
1 dari 3.582

Bahkan, ia menambahkan, ketinggian air pasang yang terjadi hingga tanggal 20 Desember mencapai 2,4 meter lebih.

Kendati demikian, setelah lewat dari tanggal 20, ketinggian air akan mulai berangsur turun menuju normal pasang kembali.

“Karena normalnya tinggi permukaan air saat dalam kondisi pasang tinggi dalam siklus pasang surut air itu hanya 1,8 meter saja,” ujarnya.

Lebih lanjut, tingginya air pasang yang terjadi saat ini juga diakibatkan oleh adanya perubahan iklim yang sudah mulai berdampak pada ketinggian permukaan laut.

“Sedikit banyaknya dampak global warming dan badai La Nina yang terjadi ini memang mempengaruhi ketinggian air di tempat kita. Dan sungai yang ada di Banjarmasin ini langsung terhubung ke laut,” jelasnya.

Pasalnya, ia menilai, di tahun-tahun sebelumnya permukaan air pasang pada bulan Desember tidak setinggi yang terjadi pada tahun ini.

“Bisa jadi karena faktor gelombang akibat badai La Nina,” tukasnya.

Oleh karena itu, ia menghimbau bagi warga yang tempat tinggalnya sering direndam air ketika kondisi air mengalami pasang tinggi, untuk tidak meletakkan peralatan elektronik di lantai.

“Lebih baik letakkan di atas untuk menghindari terjadinya arus pendek listrik,” imbaunya, (Zak/KPO-1)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. TerimaSelengkapnya