Pemkab Tapin dan Bappenas RI Evaluatif Pelaksanaan DAK Stunting Tahun 2020

Rantau, KP – Pemerintah Kabupaten Tapin bersama Kementrian Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Republik Indonesia evaluatif pelaksanaan dana alokasi khusus (DAK) Stunting Tahun 2020. Selasa (22/12/2020) bertempat Aula Bappeltbang Tapin.

Sekretaris Daerah Tapin H Masyraniansyah pimpin sekaligus membuka pertemuan rapat yang dikuti oleh 15 SOPD Pemkab Tapin mulai Badan, Dinas, Perusahaan PT BRE, Tenaga Ahli, kordinator PKH, Koordinator BNPT Kab Tapin, Direktur RSUD Datu Sanggul Rantau dan Tenaga ahli pendampingan dana desa Tapin.

Dalam pertemuan tersebut dilaporkan bahwa penggunaan DAK Stunting di Kabupaten Tapin terfokus pada 9 Desa wilayah Tapin penanganan Stunting.

Sekretaris Daerah Kabupaten Tapin Masyraniansyah mengatakan, bahwa pertemuan rapat yang dihadiri 15 SOPD lingkup Tapin termasuk pihak perusahaan dalam penanganan stunting di Kabupaten Tapin menggunakan DAK Stunting Pemerintah Pusat, dalam hal ini Kementerian Bappenas RI melihat langsung bagaimana penanganan di daerah.

“Jadi tim Kementerian Bappenas RI akan datang dan mereka bisa melihat apa yang sudah kita lakukan menangani stunting dan apakah sesuai dengan pusat,” ucapnya, usai menghadiri rapat evaluasi DAK stunting 2020.

Menurut Sekda dengan kucuran DAK yang dikucurkan oleh Pemerintah Pusat ke Daerah dalam penanganan stunting sangat membantu, karena APBD daerah kita tidak banyak menganggarkan.

Berita Lainnya

Pemkab Tapin Mendapatkan Anugerah Parahita Ekapraya

Gerakan Minum Susu, Peringati Hari Anak Nasional

1 dari 287

Kendatipun demikian dalam penanganan stunting di Tapin bukan kekurangan pangan, hanya saja masalah gizi.

“Jadi terkait asupan gizi yang sehat dalam penanganan stunting bukan kekurangan pangan,’’ jelasnya.

Karena seperti kita ketahui untuk kebutuhan pangan melimpah tidak kekurangan, namun masalah gizi menjadi perhatian.

Namun pemerintah daerah tidak berhenti untuk mengangarkan dalam penanganan stunting tahun depan, tetap ada dengan tetap memperhatikan kegiatan di SOPD Lain.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Tapin, Alfian Yusuf melaporkan bahwa DAK khusus sekitar 750 juta untuk penanganan stunting di Tapin.

“Pelaksana kegiatan DAK pusat sebagian besar merupakan pertemuan atau sosialisasi ke masyarakat, serta pembagian secara cuma-cuma makanan tambahan, “katanya.

Pertemuanditutupdengan penyerahan cendera mata berupa tugu Tapinoleh Sekretaris Daerah Tapin kepada Perwakilan Tim Kementerian Bappenas RI. (ari/K-6)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. TerimaSelengkapnya