Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Tapin

Pemkab Tapin dan Bappenas RI Evaluatif Pelaksanaan DAK Stunting Tahun 2020

×

Pemkab Tapin dan Bappenas RI Evaluatif Pelaksanaan DAK Stunting Tahun 2020

Sebarkan artikel ini
hal 12 Tapin 4 klm 3
SEKDA TAPIN - H Masyraniansyah menyerahkan cendera mata kepada perwakilan tim Kementerian Bappenas RI pada pertemuan penanganan stunting. (KP/Ist)

Rantau, KP – Pemerintah Kabupaten Tapin bersama Kementrian Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Republik Indonesia evaluatif pelaksanaan dana alokasi khusus (DAK) Stunting Tahun 2020. Selasa (22/12/2020) bertempat Aula Bappeltbang Tapin.

Sekretaris Daerah Tapin H Masyraniansyah pimpin sekaligus membuka pertemuan rapat yang dikuti oleh 15 SOPD Pemkab Tapin mulai Badan, Dinas, Perusahaan PT BRE, Tenaga Ahli, kordinator PKH, Koordinator BNPT Kab Tapin, Direktur RSUD Datu Sanggul Rantau dan Tenaga ahli pendampingan dana desa Tapin.

Kalimantan Post

Dalam pertemuan tersebut dilaporkan bahwa penggunaan DAK Stunting di Kabupaten Tapin terfokus pada 9 Desa wilayah Tapin penanganan Stunting.

Sekretaris Daerah Kabupaten Tapin Masyraniansyah mengatakan, bahwa pertemuan rapat yang dihadiri 15 SOPD lingkup Tapin termasuk pihak perusahaan dalam penanganan stunting di Kabupaten Tapin menggunakan DAK Stunting Pemerintah Pusat, dalam hal ini Kementerian Bappenas RI melihat langsung bagaimana penanganan di daerah.

“Jadi tim Kementerian Bappenas RI akan datang dan mereka bisa melihat apa yang sudah kita lakukan menangani stunting dan apakah sesuai dengan pusat,” ucapnya, usai menghadiri rapat evaluasi DAK stunting 2020.

Menurut Sekda dengan kucuran DAK yang dikucurkan oleh Pemerintah Pusat ke Daerah dalam penanganan stunting sangat membantu, karena APBD daerah kita tidak banyak menganggarkan.

Kendatipun demikian dalam penanganan stunting di Tapin bukan kekurangan pangan, hanya saja masalah gizi.

“Jadi terkait asupan gizi yang sehat dalam penanganan stunting bukan kekurangan pangan,’’ jelasnya.

Karena seperti kita ketahui untuk kebutuhan pangan melimpah tidak kekurangan, namun masalah gizi menjadi perhatian.

Namun pemerintah daerah tidak berhenti untuk mengangarkan dalam penanganan stunting tahun depan, tetap ada dengan tetap memperhatikan kegiatan di SOPD Lain.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Tapin, Alfian Yusuf melaporkan bahwa DAK khusus sekitar 750 juta untuk penanganan stunting di Tapin.

Baca Juga :  Program Prioritas 2025-2030, Bupati H Yamani Dan Bank Kalsel Tandatangani MoU Kredit Tapin Beriman Bunga 0 persen.

“Pelaksana kegiatan DAK pusat sebagian besar merupakan pertemuan atau sosialisasi ke masyarakat, serta pembagian secara cuma-cuma makanan tambahan, “katanya.

Pertemuanditutupdengan penyerahan cendera mata berupa tugu Tapinoleh Sekretaris Daerah Tapin kepada Perwakilan Tim Kementerian Bappenas RI. (ari/K-6)

Iklan
Iklan