Stok Melimpah, Harga Bawang Merah Mulai Turun

Bulan Nopember lalu harga partaian bawang merah sekitar Rp 28.000 hingga Rp 29.000 per kilo. Memasuki minggu kedua Desember harga terus turun, sampai hari ini,” ujar pria asal Bima, Nusa Tenggara Barat

BANJARMASIN, KP – Di sejumlah pasar tradisional di Banjarmasin, harga komoditas bawang merah mulai berangsur turun. Kondisi ini disebabkan tibanya masa panen petani di sejumlah daerah penghasil.

Seperti diungkapkan Siti, salah seorang pedagang bawang merah eceran di Pasar Sentra Antasari Banjarmasin, jika harga bawang merah turun sampai dengan Rp 5.000 per kilogramnya.

“Iya, hari ini harga bawang merah mulai turun. Kemarin harga per kilogram masih Rp 35.000, sekarang harganya Rp 30.000, jadi turun Rp 5.000 per kilonya,” ujarnya kepada Kalimantan Post, Rabu (16/12).

Menurut Siti, biasanya bila stok mulai banyak masuk ke Banjarmasin, maka harga bawang merah akan berangsur turun. Meski begitu, Ia mengatakan, naik dan turunnya harga bawang merah di pasaran, tidak terlalu berpengaruh pada tingkat penjualan bawang di lapak dagangannya.

Sejak virus corona mewabah, lanjutnya, sangat berimbas pada semua sektor usaha, yang akhirnya berakibat pula dengan menurunnya daya beli masyarakat.

“Sudah beberapa bulan ini tak ada perubahan. Naik atau turun harga bawang merah, pasaran sekarang tetap tak seramai sebelum wabah corona,” keluh Siti.

Berita Lainnya
1 dari 936

Sementara itu, Dahrudin pedagang bawang merah grosir di Pasar Harum Manis Banjarmasin, mengungkapkan hal yang sama. Pasokan yang melimpah di daerah penghasil memicu turunnya harga bawang merah.

“Kemarin, harga bawang merah partai di kisaran Rp 25.000 – sampai Rp 26.000 per kilogramnya. Hari ini turun jadi Rp 24.000,” terang Dahrudin.

Ia memperkirakan, harga bawang merah akan terus turun dalam bulan ini, menyusul musim panen bawang oleh petani.

“Bulan Nopember lalu harga partaian bawang merah sekitar Rp 28.000 hingga Rp 29.000 per kilo. Memasuki minggu kedua Desember harga terus turun, sampai hari ini,” ujar pria asal Bima, Nusa Tenggara Barat itu.

Dahrudin mengatakan, selain pasokan dari Bima, bawang merah juga mulai masuk dari luar daerah lainnya, seperti Enrekang, Sulawesi Selatan, lalu Brebes, JawaTengah dan dari Nganjuk, Jawa Timur.

“Kemungkinan, harga bawang merah ini akan kembali turun dalam sepekan ke depan, mengingat banyak pasokan dari beberapa daerah yang masuk ke Banjarmasin,” pungkasnya.

Pada pasar pasar kecil yang bertebaran di Banjarmasin, seperti pasar Ksatria di Jalan Veteran atau pasar Cemara di Perumnas Kayu Tangi, harga bawang merah sempat menyentuh Rp 38.000 per kilogram, tapi kalau beli seperempat kilo harganya menjadi Rp 10.000,- (opq/K-1)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. TerimaSelengkapnya