Halangi Aliran Sungai, Belasan Kios Pasar Kuripan Dibongkar

Pembongkaran dilakukan dengan menggunakan satu alat berat milik PDAM Bandarmasih dan palu godam untuk menghancurkan tembok beton dari bangunan yang ada berada di tepi jalan raya

BANJARMASIN, KP – Sebanyak 14 kios yang berada di atas aliran Sungai Veteran Banjarmasin akhirnya dirobohkan oleh aparat Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Banjarmasin.

Hal tersebut merupakan salah satu upaya yang dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin dalam mengurangi dampak genangan banjir yang terjadi di Ibu Kota Provinsi Kalimantan Selatan itu, khususnya di wilayah Kecamatan Banjarmasin Timur.

Pembongkaran tersebut dilakukan dengan menggunakan satu alat berat milik PDAM Bandarmasih dan palu godam untuk menghancurkan tembok beton dari bangunan yang ada berada di tepi jalan raya itu.

Kemudian, puing-puing sisa pembongkaran bangunan kios itu langsung diangkut menggunakan 6 unit truk milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Banjarmasin ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Basirih.

Sebelumnya Pemko Banjarmasin juga melakukan pembongkaran terhadap Pos Polisi Simpang Tiga Kuripan yang juga berada di atas aliran sungai.

Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina mengatakan bahwa pihaknya sangat mengapresiasi atas izin yang diberikan oleh Kapolresta Banjarmasin atas pembongkatan tersebut.

Berita Lainnya
1 dari 3.243

“Ini menjadi contoh bagi masyarakat khususnya bagi para pedagang berjualan di kios itu agar memberi dukungan bagi upaya yang kita lakukan dalam menanggilangi bemcana banjir saat ini,” ucapnya pada awal medi disela pemantauannya di lokasi pembongkaran, Sabtu (23/01) malam.

Menurutnya, seluruh kios yang dirobohkan tersebut sudah melalui proses negosiasi yang lumayan alot. Namun dengan diberikan penjelasan dan konpensasi, para pedagang akhirnya menyetujui hal tersebut.

Disamping itu, pihalnya juga memberikan kebijakan, dalam pertemuan dengan para pedagang kemarin, mereka meminta waktu untuk memindahkan barang milik mereka ke kios yang sudah disediakan.

“Jam empat sore tadi, kios mereka sudah dipindahkan semua. Jadi malam ini kita bisa membersihkan bangunan ini dengan cepat,” ujarnya.

Ia berharap dengan pembongkaran itu bisa memberi dampak positif bagi wilayah terdampak banjir yang saat ini masih menggenangi sebagian wilayah Kota Banjarmasin.

“Bangunan yang ada di atas sungai ini disinyalir menjadi salah satu penyebab banjir karena adanya penyumbatan saluran di Sungai Beteran. Makanya air yang menggenang di beberapa kawasan seperti Jalan Cempaka Putih dan Manggis itu lambat turun,” jelasnya.

Oleh karena itu, ia mengajak segenap warga yang tinggal di Bumi Kayuh Baimbai ini agar bisa selalu mentaati Peraturan Daerah (Perda) yang sudah ditetapkan, seperti peraturan untuk membangun bangunan.

“Silahkan membangun usaha, tapi harus sesuai dengan aturan yang berlaku. Sehingga bencana banjir bisa kita hindari. Ayo bangun kesadaran dalam diri, mari kita jaga sama-sama. Banjarmasin kota kita semua,” pungkasnya. (zak/K-3)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya