Virus Baru Covid B117 Terindikasi Masuk Kota Palangka Raya

Pemko Palangka Raya berencana membatasi alur keluar masuk ke Kota Palangka Raya berkoordinasi dengan Pemprov Kalimantan Tengah sampai pelaksanaan vaksinasi tahap dua selesai.

PALANGKA RAYA, KP — Walikota Palangka Raya.Fairid Naparin mengungkapkan kini Virus corona varian baru B117 terindikasi telah masuk Kota Palangka Raya.

Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, mengungkap kan hal itu akhir pekan lalu, di saat mengikuti Rakor Evaluasi percepatan penanganan covid 19 yang dihadiri Gubernur Kalteng Sugianto Sabran.

Karena itu ia mengatakan Pemko Palangka Raya berencana membatasi alur keluar masuk ke Kota Palangka Raya berkoordinasi dengan Pemprov Kalimantan Tengah sampai pelaksanaan vaksinasi tahap dua selesai.

Saat ini ada indikasi varian.baru virus B117 sudah mulai masuk ke Kota Palangka Raya. “Untuk itu kami mohon dukungannya pak gubernur” ujar Walikota yang masih membujang itu

Ditegaskan pihaknya mencoba berkoordinasi dengan Litbangkes untuk mengecek sample-sample dari Kota Palangka Raya.

Berita Lainnya
1 dari 463

Pada kesempatan itu Walikota menyampaikan laporan langkah2 penanganan oleh pihaknya, termasuk upaya PPKM Mikro.

Ia menjelaskan saat ini Pemko sedang memproses Surat Keputusan (SK) sampai tingkat kecamatan, kelurahan, bahkan tingkat RT untuk persiapan PPKM Mikro pada 23 Maret 2021.

Adapun Zona merah di Kota Palangka Raya berada di Kecamatan Pahandut, Kecamatan Jekan Raya dan Kecamatan Sebangau.

Diketahui, varian baru virus corona (Covid-19) B117 di mana berasal dari Inggris memang bikin pusing. Mutasi baru ini disebut lebih cepat menular yang membuat lonjakan pasien.

Varian corona B117 diketahui telah masuk Indonesia diawali dua kasus sekaligus. Hal ini diungkap Wakil Menteri Kesehatan dr Dante Saksono bertepatan dengan setahunnya pandemi Corona di Indonesia.

Varian baru tersebut telah menimbulkan sejumlah gejala baru kepada pasien-pasien yang terinfeksi. Dalam sebuah riset yang dilakukan di Inggris, seseorang yang terinfeksi Covid-19 akan mengalami gejala dalam waktu 2-14 hari. (drt/K-10)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya