Mapolsekta Banjarmasin Tengah Penjagaan Ekstra Ketat

Banjarmasin, KP – Jajaran Polsekta Banjarmasin Tengah, melakukan siaga dengan melakukan penjagaan ekstra ketat di Mapolsek setempat, Jalan Meratus, Kamis (1/4).

Hal ini dilakukan pasca penyerangan terduga teroris ke Markas Besar (Mabes) Polri, di Jalan Trunojoyo Kecamatan Kebayoran Baru, Kota Jakarta Selatan, yang terjadi pada, Rabu (31/3) sore.

Atas itu, instruksi pengawasan ekstra ketat langsung diberlakukan jajaran Polresta Banjarmasin khususnya Polsek Banjarmasin Tengah.

Dari pantauan, sejumlah personel berseragam lengkap dan bersenjata menjaga pintu masuk Mapolsekta. Dan melakukan pemeriksaan kepada warga yang hendak melapor maupun berkunjung.

Kapolsek Banjarmasin Tengah Kompol Irwan Kurniadi SIK, mengatakan, penjagaan ekstra ketat sudah diberlakukan pihaknya, sejak munculnya serangan diduga teroris di Gereja Katedral Makassar beberapa waktu lalu.

“Penjagaan ekstra ketat sudah kami berlakukan, sejak insiden diduga teroris di Gereja Katedral Makassar. Sampai saat ini pun penjagaan 24 jam tetap kami berlakukan,” katanya.

Tak hanya penjagaan 24 jam, pihaknya juga melakukan pemeriksaan terhadap siapapun yang masuk ke area Mako Polsek Banjarmasin Tengah. “Kami juga sudah menginstruksikan kepada petugas yang berjaga untuk memeriksa siapapun yang masuk,” tegasnya.

Walau begitu, ujarnya, tidak mengurangi pelayanan kepada masyarakat di wilayah hukum Banjarmasin Tengah.

400 Personel Berjaga Hingga Minggu

Berita Lainnya

Suriadi Bergegas Selamatkan Orang Tua

Diamankan saat Tunggu Pelanggan

1 dari 1.235

Sementara itu, jajaran Polresta Banjarmasin meningkatkan pengamanan di seluruh gereja yang ada di Banjarmasin. Hal tersebut dilakukan usai kasus bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makassar.

Ini disampaikan Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Rachmat Hendrawan SIK MM. Menurutnya, terkait dengan adanya bom bunuh diri yang terjadi di Makassar, pihaknya saat ini meningkatkan kewaspadaan.

“Terlebih lagi, perayaan Paskah dan kegiatan ini akan berlangsung selama tiga hari sampai Minggu, pengamanan dilakukan sejak Jumat, kemarin,” jelas Kapolresta, Kamis (1/4) pagi.

Dikatakan Rachmat, pengamanan yang terlibat tidak saja dari pihak kepolisian akan tetapi TNI dan Pam Swakarsa.

“Kita fokuskan pengamanan di posko-posko gereja yang ada di Banjarmasin agar memberikan rasa aman kepada umat Kristeniani untuk menjalankan ibadah,” ujarnya.

Dalam hal ini, pihak kepolisian dibantu BKO Brimob Polda Kalsel akan melakukan penyisiran di gereja-gereja yang ada di Banjarmasin.

“Sterilisasi gereja-gereja sendiri akan dilaksanakan pada malam hari dan pagi hari oleh tim gegana,” tutur Kapolresta.

Pengamanan dalam perayaan hari Paskah ini, pihak kepolisian menurunkan sebanyak 400 personil.

“Ada 400 personil yang diturunkan, ada yang mobile, ada pengamanan terbuka dan tertutup,” tambah Kapolresta. (yul/K-4)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya