Belasan Santri Dibantu Lanjutkan Studi ke Yaman

Kandangan, KP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Hulu Sungai Selatan (HSS) kembali memberi bantuan biaya, untuk santri dan santriwati dalam melanjutkan pendidikan ke luar negeri.

Program kerjasama dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten HSS itu, tahun ini kembali memberangkatkan sebanyak 15 orang santri-santriwati untuk studi ke Tareem, Yaman. Sedangkan tahap pertama di Oktober 2020 lalu, juga telah diberangkatkan 10 santri melanjutkan studi ke Yaman.

Bantuan biaya pendidikan diserahkan Bupati HSS Achmad Fikry secara simbolis kepada perwakilan santri, Kamis (20/5/2021) di Aula Rakat Mufakat, Kantor Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten HSS.

Bupati HSS Achmad Fikry mengaku bersyukur, karena bisa mewujudkan harapan dalam memberikan bantuan pendidikan kepada santri dan santriwati untuk melanjutkan pendidikan ke luar negeri.

Achmad Fikry berharap, adanya beasiswa santri ini menjadikan generasi muda di Kabupaten HSS tidak hanya cerdas, tetapi juga religius dan berakhlak mulia sebagaimana yang menjadi visi-misi Pemkab HSS saat ini.

“Ini adalah salah satu upaya pemerintah daerah, untuk mendorong anak-anak kita lulusan pondok pesantren menuntut ilmunya lebih tinggi, dan nanti kembali ke daerah diharapkan bisa mengembangkan dan mengamalkan ilmu agama yang didapat,” jelasnya. 

Berita Lainnya
1 dari 574

Bupati Achmad Fikry mengatakan, bantuan biaya pendidikan santri itu sejalan dengan visi dan misi pemerintahannya, yakni dalam mewujudkan Kabupaten HSS yang cerdas, inovatif dan agamis untuk mewujudkan kesejahteraan dunia dan akhirat.

“Visi dan misi adalah janji, dan salah satu janji kami adalah memberangkatkan para santri dan santriwati ke luar negeri, maka setiap janji harus ditepati. Alhamdulillah kami bersyukur salah satu janji kami saat kampanye dapat terlaksana,” tuturnya. 

Ketua MUI Kabupaten HSS TGH Muhammad Riduan Baseri, menyambut gembira adanya bantuan biaya pendidikan tersebut. Menurutnya, hal itu memang perlu untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), salah satunya dengan mengirim santri ke luar negeri.

Ulama yang kerap disapa Guru Kapuh itu, berpesan kepada para santri untuk memanfaatkan waktu sebaik-baiknya menuntut ilmu, dan mengambil berkah para ulama di sana sebanyak-banyaknya.

“Mudah-mudahan balik ke banua kita bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat kita khususnya untuk kemajuan agama kita,” ucapnya mendoakan.

Penerima bantuan itu, sebanyak 14 orang merupakan lulusan Pondok Pesantren (Ponpes) Dalam Pagar Kandangan, dan 1 orang dari Ponpes Ibnu Athaillah Kapuh.

Bantuan biaya pendidikan itu diserahkan Pemkab HSS masing-masing sebesar Rp 120 juta, serta bantuan dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten HSS masing-masing Rp 2 juta. (tor/K-6)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. TerimaSelengkapnya