Perpeo Kalsel Keluhkan Sepi Job

Berita Lainnya
1 dari 856

Banjarmasin, KP – Perwakilan Persatuan Pengusaha Event Organizer (Perpeo) Kalsel kini mengeluhkan sepinya job. Setidaknya dalam satu tahun terakhir.
“Selama pandemi Covid-19, kita mengalami sepi job untuk menyelenggarakan even atau kegiatan di Kalsel,” kata Ketua Perpeo Kalsel, Muhammad Rosadi, saat menyampaikan uneg-uneg kepada Wakil Ketua DPRD Kalsel M Syaripuddin, belum lama ini.
Bang Dhin, panggilan akrab M Syaripuddin bercerita, para pengusaha event organizer di Banua menghadapi sejumlah masalah dengan bisnis yang mereka jalankan.
“Selama ini EO sangat terdampak pandemi Covid-19. Event-event jauh berkurang untuk menghindari penularan virus. Kalau pun ada, sangat terbatas,” tambah Bang Dhin, kemarin.
Masalah lain, lanjut Bang Dhin, sekarang ada standarisasi dari pemerintah daerah terkait pelaksanaan event. Selain menyulitkan kesempatan berusaha, juga mempersempit peluang mendapat order.
“Persoalan lain, banyak klien yang tidak berani menyelenggarakan kegiatan, acara, dan lain-lain,” tambah politisi Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan.
Terhadap keluhan Pepeo Kalsel itu, Bang Dhin akan mencoba menjembatani. Ia berharap pemerintah, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, memerhatikan para pengusaha EO di Banua.
“Saya berharap, para pemangku kepentingan bersinergitas dan memerhatikan keluhan pengusaha EO,” ucap Bang Dhin.
Terkait standar dan verifikasi EO, menurut Bang Dhin, menjadi sangat penting. Regulasi ini harus segera dituntaskan, sehingga, teman-teman EO mendapat kepastian dan bisa melengkapi persyaratan.
“Regulasi itu, tentu dibuat bukan mempersulit. Diharapkan, justru mempermudah kerja-kerja EO,” jelas wakil rakyat dari daerah pemilihan Kalsel VI, meliputi Kabupaten Tanah Laut dan Kotabaru. (lyn/KPO-1)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya