Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Olahraga

21 Polisi dan 4 Prajurit TNI Kawal Kontingen Kalsel

×

21 Polisi dan 4 Prajurit TNI Kawal Kontingen Kalsel

Sebarkan artikel ini
IMG 20210915 WA0101 scaled

Banjarmasin, KP – Rombongan atlet dari kontingen Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) yang berangkat ke perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX tahun 2021 di Papua bakal mendapat pengawalan ketat dari aparat keamanan.

Kalimantan Post

Bukan tanpa alasan, hal tersebut dilakukan tidak lain adalah untuk menjamin rasa aman dan nyaman bagi para peserta PON ke 20 selama mengikuti perlombaan di Bumi Cendrawasih ini.

Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kalsel, Bambang Heri Purnomo menegaskan, pengamanan akan terus melekat pada seluruh kontingen termasuk dari Kalsel.

“Informasi dari pusat, pengamanan untuk para atlet dan official di sana akan melekat. Jadi diusahakan, para atlet datang sesuai dengan waktu yang sudah ditentukan,” ucapnya saat ditemui awak media di ruang kerjanya, Rabu (15/09) siang.

Bahkan menurutnya, dari Kalsel sendiri mengirim sebanyak 21 aparat Kepolisian dan 4 prajurit TNI yang nantinya akan dibagi sesuai masing-masing penugasan.

“Itu yang melekat dari kontingen Kalsel. Sedangkan untuk masing-masing cabor memiliki pengawalan tersendiri dari aparat gabungan TNI Polri yang sudah siap di sana (Papua),” ungkapnya.

Bahkan menurutnya, saking ketatnya pengamanan yang diberikan kepada setiap kontingen, para atlet dan official tidak diperkenankan berkeliaran bebas.

“Pulang pergi dikawal. Tidak bisa seperti pelaksanaan PON jabar yang bisa santai-santai. Lokasi menetap di sana pun juga sudah kita tentukan, tidak boleh kemana-mana,” tegasnya meyakinkan.

Disamping itu, Bambang juga membawa empat orang dokter dan 8 perawat yang juga akan dibagi ke masing-masing wilayah penempatan lomba.

“Masing-masing wilayah penempatan lomba ada satu dokter dan dua perawat,” ujarnya.

Karena mendapat layanan pengawalan dari aparat keamanan, ia pun meminta agar setiap cabor bisa datang secara bersamaan sesuai dengan jadwal yang sudah ditentukan, alias tidak berangkat sendiri-sendiri.

Baca Juga :  Semen Padang Bergerak Cepat, Tunjuk Nil Maizar Sebagai Pelatih Hadapi Liga 2

“Karena dari bandara, rombongan pasti dijemput dengan pengawalan yang ketat untuk diantar ke penginapan. Kemudian. Ketika bertanding pun juga dikawal,” pungkasnya. (Zak/KPO-1)

Iklan
Iklan