Paringin, KP – Bupati Balangan, H Abdul Hadi menyatakan komitmennya untuk mendukung dan siap menyukseskan penyelenggaraan Program Sekolah Penggerak yang dicetuskan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) Republik Indonesia.
“Pemerintah Kabupaten Balangan berkomitmen untuk terus berupaya meningkatkan mutu pendidikan di sekolah-sekolah, olehnya itu kami siap bersinergi serta mendukung Kemendikbudristek RI dalam menyukseskan Program Sekolah Penggerak,” katanya.
Demikian Bupati H Abdul Hadi menuturkan saat penandatangani MoU antara Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi dengan pemerintah daerah Kabupaten Balangan dalam hal ini Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, bertempat di ruang rapat bupati, baru baru tadi.
“Kami sangat mengapresiasi atas dilaksanakannya program sekolah penggerak yang bertujuan untuk meningkatkan dan meratakan mutu pelayanan pendidikan di seluruh Indonesia. Karena itu Pemkab Balangan sangat mendukung program sekolah ini,” tegasnya.
Menurutnya, sistem pendidikan perlu diperbaharui, apalagi dengan adanya Pandemi Covid-19, dibutuhkan inovasi dan kreativitas yang sejalan dengan tuntutan zaman dan perkembangan teknologi.
“Saat ini dibutuhkan metode pembelajaran dengan paradigma baru untuk menyesuaikan dengan kebutuhan dan pengembangan siswa khususnya didaerah,” cetusnya
“Semoga pendidikan di Indonesia khususnya di Kabupaten Balangan tidak hanya mampu mengembangkan potensi murid secara menyeluruh tetapi juga meningkatkan mutu tenaga pendidik agar bisa bersama-sama belajar dan menciptakan proses belajar mengajar yang efektif,” imbuhnya.
Sementara, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Balangan Ribowo mengatakan, terkait penandatanganan antara pemerintah daerah bersama pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, bahwa Kabupaten Balangan sangat mendukung penuh untuk memajukan sistem pendidikan yang ada di Kabupaten Balangan.
Menurut Ribowo, sistem pendidikan itu akan berubah secara menyeluruh baik itu kurikulum, keterampilan gurunya maupun fasilitas pendidikannya.
“Sehingga diharapkan nantinya terbentuklah siswa-siswa yang berkarakter Pancasila serta karakter beriman dan bertakwa,” pungkasnya. (srd/K-6)















