Jajaran Kanwilkumham Kalsel Koordinasi ke Bupati Batola

Marabahan, KP – Jajaran pejabat Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Ham Kalimantan Selatan (Kanwil Kemenkumham Kalsel) mengunjungi Kabupaten Barito Kuala (Batola), Senin (30/8/2021). 

Rombongan dipimpin Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM (Kadiv Yankumham) Ngatirah dan Kadiv Keimigrasian Teodorus Simarmata didampingi Kepala Rutan Klas IIB Marabahan Andi Gunawan tersebut diterima Bupati Batola Hj Noormiliyani AS, Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan H Akhmad Wahyudie dan Kabag Hukum Bilham di kediamannya. 

Kehadiran Ngatirah mewakili Kakanwilkumham Kalsel Tejo Harwanto itu dalam rangka koordinasi dan audensi guna membicarakan berbagai kebutuhan hukum dalam upaya mendukung pemerintah daerah. 

“Fungsi Kemenkumham selaku instansi vertikal itu tugasnya membantu kemajuan bidang hukum di daerah,” ujar Ngatirah kepada wartawan.

Sebelumnya dalam pertemuan dibicarakan berbagai hal terkait upaya menunjang ketersediaan sarana kebutuhan hukum diantaranya menyangkut keberadaan Rutan Marabanan yang sudah over kapasitas, pembentukan dan pembinaan desa sadar hukum, upaya mendorong TKA untuk divaksin, harmonisasi perda, pembangunan ruang isolasi di Rutan Marabahan yang kini tengah berjalan dari bantuan Pemkab Batola, hingga upaya mendorong kekayaan intelektual (KE). 

Semua permasalahan disampaikan mendapat tanggapan positif dari bupati, bahkan mantan Ketua DPRD Provinsi Kalsel sangat merespon dorongan Kanwilkumham atas upaya pensertifikatan kekayaan intelektual termasuk Siam Unus yang kini tinggal melengkapi kekurangan administrasi. 

“Selain beras, sebenarnya di Batola ini cukup banyak indikasi geografis sangat yang khas yang bisa untuk disertifikatkan, di antaranya purun tikus,” papar Noormiliyani. 

Dia sangat mendorong kerajinan anyaman yang berasal dari rumput rawa (cyperaceae) dari Batola ini untuk dipatenkan. 

Berita Lainnya
1 dari 292

Bahkan saking hasratnya memperkenalkan tumbuhan yang biasa disebut tike atau cike ini, bupati memberikan oleh-oleh tas anyaman kepada Ngatirah.

Terkait keberadaan Rutan Marabanan sudah over kapasitas, bupati perempuan pertama di Kalsel sependapat terhadap wacana relokasi baru, bahkan pemkab berupaya menyiapkan hibah lahan. 

Sementara terhadap pembentukan dan pembinaan desa sadar hukum, upaya mendorong TKA untuk divaksin, harmonisasi perda, bupati mengharapkan, SKPD terkait dapat menindaklanjutinya. 

Menanggapi itu, Kadiv Yankumham Kanwilkumham Kalsel Ngatirah menyampaikan terima kasih dan penghargaan atas respon positif yang disampaikan bupati.

Khusus terkait over kapasitas Rutan Marabahan sekarang, wanita yang juga menjabat Plt Kadiv Administrasi itu menyatakan, dengan adanya wacana pemberian hibah lahan, maka kedepan Kanwilkumham Kalsel akan membuat usul untuk membangun lapas baru. 

Sedangkan terhadap pembangunan ruang isolasi di Rutan Marabahan yang ada sekarang, papar Ngatirah, dalam upaya menghindarkan terjadinya penyebaran napi yang positif kepada napi yang lain. 

Sementara, Kepala Rutan Marabahan Andi Gunawan menambahkan, blok COVID-19 dibangunkan Pemkab Batola di dalam ruang Rutan Marabahan sekarang akan digunakan untuk memisahkan warga binaan terkonfirmasi terhadap mereka yang sehat. 

Pembangunan blok COVID-19 sendiri, jelas dia, disiapkan untuk dua kamar masing-masing yang tanpa gejala dan untuk yang bergejala ringan, sehingga bisa isolasi mandiri. 

“Luas blok untuk dua ruangan itu terdapat 8×8 meter. Dengan kondisi ini kita semoga bisa memenuhi ketentuan standar kesehatan dan standar keamanan rutan,” papar Andi Gunawan. (ant/K-6)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. TerimaSelengkapnya