Martapura, KP – Guna mengetahui perkembangan usai diresmikan Bupati H Saidi Mansyur saat Hari Jadi Kabupaten Banjar beberapa waktu lalu. Tim Monitoring dan Evaluasi Smart Kampung Manis melakukan kunjungan pertamanya ke dua desa dari tujuh Desa/Kelurahan yang menerapkannya.
Yakni Desa Kayu Bawang, Kecamatan Gambut dan Desa Selat Makmur, Kecamatan Beruntung Baru. Monitoring dilakukan tim dari Bapedalitbang, Diskominfostandi, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Dinas Kesehatan, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil serta Dinas Sosial.
”Monitoring dan evaluasi Smart Kampung Manis ini dalam rangka mengetahui sejauh mana perkembangan dan kekurangannya agar bisa diperbaiki kedepannya,” kata Kabid E-government Diskominfostandi Cornelius Kristianto.
Menurutnya, dihadirkannya Smart Kampung Manis ini merupakan bentuk integrasi kerja berbasis desa/kelurahan dan SKPD agar mempermudah masyarakat dalam hal pengoptimalan pelayanan publik.
”Sehingga masyarakat sekitar tidak perlu jauh-jauh mengurus ke kota, cukup datang ke Kantor Desa, Kelurahan dan Kecamatan, sudah bisa selesai,” tandasnya.
Dijelaskannya, terkait pengoptimalan smart kampung ini, dari beberapa desa yang sudah menerapkan, bisa diimplementasikan ke seluruh desa di kabupaten Banjar. Diharap ini kian mempermudah warga desa yang ingin mengurus berkas.
”Terkait pelaksanaan internet desa, kedepannya bisa terealisasi,” harapnya.
Kegiatan monitoring dan evaluasi Smart Kampung Manis ini dilaksanakan dari 9 hingga 11 November 2021. Adapun desa atau kelurahan yang masuk dalam pelaksanaannya, yakni Desa Selat Makmur Kecamatan Beruntung Baru, Desa Kayu Bawang Kecamatan Gambut, Desa Cindai Alus Kecamatan Martapura, Desa Indrasari Kecamatan Martapura, Desa Simpang Tiga Kecamatan Mataraman, Kelurahan Sekumpul Kecamatan Martapura dan Kecamatan Mataraman. (Wan/K-3)















