Komisi IV Tekan Angka Pernikahan Dini

Yogyakarta, KP – Komisi IV DPRD Kalsel berupaya menekan angka pernikahan dini di daerah, dengan menggali informasi penurunan kasus perkawinan anak ke Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (DP3AP2) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).


“Kita perlu informasi penurunan angka perkawinan anak,” kata Ketua Komisi IV DPRD Kalsel, HM Lutfi Saifuddin, usai pertemuan dengan DP3AP2 DI Yogyakarta, kemarin.


Lutfi Saifuddin mengungkapkan, DI Yogyakarta merupakan provinsi terbaik yang dapat menekan angka pernikahan dini selama tiga tahun berturut-turun, sementara di Kalsel justru menunjukan peningkatan yang signifikan selama masa pandemi.


“Jadi perlu belajar dari Yogyakarta untuk kiat dan program yang sudah dilaksanakan untuk menekan angka pernikahan dini,” tambah politisi Partai Gerindra, yang didampingi Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Pelindungan Anak Kalsel.


Ditambahkan, masukan dan diskusi tersebut diharapkan bisa disinergikan di Kalsel, sehingga dapat mengikuti langkah provinsi Yogyakarta menekan angkah pernikahan usia dini di Kalsel.

Berita Lainnya
1 dari 1.598
loading...


Sekretaris DP3AP2 Provinsi DI Yogyakarta, Carolina Radiastuty memaparkan untuk mengurangi kasus perkawinan usia anak, Pemerintah DI Yogyakarta melakukan sosialisasi yang mana menekankan pada pendewasaan usia perkawinan (PUP).


“perkawinan usia anak berdampak pada aspek kesehatan, pendidikan, ekonomi, psikologis, kependudukan dan kesetaraan gender,” kata Carolina.


Kemudian dia menambahkan, upaya untuk meningkatkan usia pada perkawinan pertama yaitu usia minimal 21 tahun bagi perempuan dan 25 tahun bagi laki-laki.


“Pada batasan usia ini dianggap sudan siap menghadapi kehidupan keluarga yang dipandang dari sisi kesehatan dan perkembangan emosional,” jelasnya.


Ditambahkan, tujuan pendewasaan usia perkawinan adalah untuk menunda perkawinan sampai batas usia minimal untuk siap berkeluarga, mengusahakan agar kehamilan pertama terjadi pada usia yang cukup dewasa dan menunda kehamilan anak pertama bila telah terjadi perkawinan usia dini sampai di usia 21 tanun. (lyn/KPO-1)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
Berita Menarik Lainnya

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. TerimaSelengkapnya