Banjarmasin, KP – Puluhan petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banjarmasin menjalani penyuntikan dosis ketiga atau booster secara bergantian, Selasa (22/02) pagi.
Kegiatan ini terlaksana atas kerjasama dengan biddokkes Polda Kalimantan Selatan, yang dipusatkan di aula Lapas, Selasa (22/02) pagi.
Kalapas Kelas IIA Banjarmasin, Herliadi mengatakan, setidaknya tercatat ada sekitar 80 petugas yang mengikuti vaksin booster pada hari ini, Selasa (22/2).
“Kalau total petugas kita semuanya ada 169. Tapi yang ikut vaksin hanya 80. Sebagian karena memang belum jadwalnya (6 bulan setelah vaksin kedua) dan juga ada sebagian lagi sedang Isoman karena terpapar,” jelasnya.
Ia menerangkan, tujuan diselenggarakan vaksin booster di lingkungan Lapas untuk mencegah penularan covid-19. Terutama varian omicron yang saat ini sudah ditemukan di Banjarmasin.
Selain petugas, juga akan dilakukan vaksinasi untuk warga binaan selama dua hari, yakni pada Rabu (23/2) dan Kamis (24/2).
“Ada sekitar 1.900 warga binaan yang akan kita sasar. Baik vaksinasi pertama, kedua dan booster bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Banjarmasin,” pungkasnya.
Sementara itu, Syahreza, Salah seorang petugas Lapas mengaku, ikut vaksin booster atas kemauan sendiri.
“Sudah enam bulan dari vaksin kedua. Sejauh ini tidak dampak yang dirasakan. Mungkin tergantung ketahanan diri masing-masing,” ucapnya usai menjalani penyuntikan Booster Vaksin.
Menurutnya, vaksinasi di lingkungan Lapas bagi para petugas sangat diperlukan. Mengingat kehidupan di dalam Lapas dijalani secara berkelompok, sehingga sangat rentan tertular covid-19.
“Kita harapkan vaksinasi ini juga merata di lingkungan luar Lapas untuk sama-sama mencegah penularan virus,” tuntas Reza. (Kin/KPO-1)















