Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Ekonomi

Migrasi Siaran Digital, Penjualan Set Top Box Meningkat

×

Migrasi Siaran Digital, Penjualan Set Top Box Meningkat

Sebarkan artikel ini
8 3klm laris
MIGRASI - Penjualan set top box (STB) di Banjarmasin meningkat seiring migrasinya siaran TV analog ke TV digital. (KP/Opiq)

Banjarmasin, KP – Pemerintah mulai mencanangkan program analog swit off (ASO) atau peralihan siaran TV analog menuju digital mulai 30 April 2022. Seiring itu, penjualan set top box (STB) di toko-toko elektronik hingga sejumlah lapak di market place pun mengalami kenaikan.

Penjualan STB mulai ramai sejak awal tahun 2022, ketika pemerintah akan mulai menghentikan siaran TV analog dan beralih ke siaran TV digital secara bertahap, mulai 30 April hingga 2 November 2022 mendatang.

Kalimantan Post

Akhirnya, banyak masyarakat yang mulai mencari STB untuk mendapatkan siaran TV digital dengan kualitas visual yang lebih bersih dan jernih, terutama masyarakat yang memiliki TV model lama.

Di Banjarmasin, pedagang elektronik pun tengah panen penjualan STB, mengingat fungsinya utamanya untuk mendukung migrasi ke siaran digital tersebut.

Seperti diungkapkan Arul, pedagang elektronik di kawasan Pasar Cempaka Banjarmasin, sejak ada informasi pemindahan siaran perangkat STB yang dijual di tokonya mengalami peningkatan penjualan.

“Sebelum ada informasi peralihan siaran TV analog ke TV digital, STB tak pernah laku barang sebiji pun. Namun, saat ini sehari bisa laku dua sampai tiga unit,” ujarnya, Kamis (16/6).

Menurutnya, saat ini yang paling banyak mencari STB adalah masyarakat luar kota Banjarmasin seperti dari Pelaihari, Martapura, hingga daerah Hulu Sungai.

“Saat siaran masih analog, masyarakat di daerah luar Kota Banjarmasin sangat sulit mendapatkan sinyal. Namun, dengan adanya STB sinyal mudah dicari, dan sekarang chanel TV yang didapat juga lebih banyak,” imbuhnya.

Pedagang lainnya, Saiful, mengatakan hal yang sama, penjualan STB di tokonya meningkat cukup signifikan. Bahkan, dalam sebulan terakhir dirinya mampu menjual hingga puluhan STB.

“Permintaannya lumayan, ada kenaikan penjualan. Sekarang masyarakat juga mengerti kualitas STB,” bebernya.

Baca Juga :  UPZ Bank Kalsel Salurkan Rp3,89 Miliar untuk 20.082 Penerima Manfaat

Sementara, untuk harga, sebut Saiful, tergantung merknya. Kisarannya mulai Rp 180 ribu sampai Rp 250 ribu. Dan banyak pilihan merk STB dengan berbagai macam fiturnya.

“Kemungkinan penjualan akan terus meningkat hingga sampai puncaknya tanggal 2 Nopember nanti,” pungkasnya. (Opq/K-1)

Iklan
Iklan