Martapura, KP – Gubernur H Sahbirin Noor bersama Bupati H Saidi Mansyur, Wakil Bupati Habib Idrus Al Habsyie dan Forkopimda Banjar, melaksanakan shalat Idul Adha 1443 Hijriah di Masjid Agung Al Karomah Martapura, Minggu (10/7).
Bertindak selaku imam, Pimpinan Madrasah Darussalam dan Tahfidz Ilmu Al Qur’an Martapura KH M Wildan Salman dan Khatib, Pimpinan Ponpes Darussalam Martapura KH Hasanuddin Badruddin.
KH Hasanuddin dalam khutbahnya menjelaskan makna hakikat berkurban, yaitu sebagai upaya pendekatan diri kepada Allah, dengan menjalankan segala perintah dan menjauhi laranganNya.
“Dengan berkurban, merupakan wujud pendekatan diri kita kepada Allah SWT (Hablum Minallah) serta dari perspektif sosial memberikan kesejahteraan bagi masyarakat kurang mampu untuk bisa menikmati daging hewan kurban, yang tidak bisa mereka makan dalam kehidupan sehari hari (Hablum Minannas),” jelasnya.
KH Hasanuddin menambahkan, semua itu harus disertai perasaan ikhlas, jangan disertai kesombongan dan riya yang berakibat ibadah kurban akan berakhir sia-sia.
“Kebersihan jiwa dan keikhlasan beramal, merupakan syarat kalau ibadah kurban kita mau diterima Allah SWT,” katanya.
Dia pun mengajak, marilah kita petik hikmah dari Hari Raya Idul Adha ini untuk memperkokoh persatuan dan kesatuan umat.
Dalam pelaksanaan shalat Idul Adha 1443 H tersebut, Gubernur H Sahbirin Noor dijadwalkan menyerahkan bantuan sapi kurban Presiden RI kepada pengurus Masjid Agung Al Karomah Martapura. (Wan/K-3)















