Gelar Bazaar, BRI Edukasi Pembayaran Non Tunai Bagi UMKM di Banjarmasin

Banjarmasin, KP – PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) terus berupaya untuk menyatukan mitra melalui komunitas Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dengan memudahkan mereka dalam bertransaksi perbankan.

Untuk merangkul para UMKM di Banjarmasin sekaligus memeriahkan momentum HUT RI Ke 77, BRI RO Banjarmasin kembali menggelar Bazaar Klaster Mantriku pada hari Kamis (18/8/2022).

Bazaar ini merupakan kegiatan rutinitas bulanan yang dilakukan oleh BRI RO Banjarmasin yang saat ini diwakili oleh BRI Kantor Cabang Banjarmasin Samudera.

Kegiatan yang dilaksanakan di kawasan Siring Menara Pandang, Jalan Piere Tendean, Banjarmasin ini juga dirangkai dengan digelarnya Business Gathering Tamu Mitra Agung Si RAJA (merupakan pelaku UMKM yang memiliki potensi atau keterikatan dengan nasabah-nasabah BRI).

Tak hanya di Kota Banjarmasin, Bazaar Klaster Mantriku juga dilakukan serentak di seluruh Indonesia pada tanggal 18 Agustus 2022.

Bazaar Klaster Mantriku edisi HUT RI-77 yang berkolaborasi dengan Bank Indonesia Perwakilan Kalimantan Selatan ini sendiri bertujuan untuk mendukung UMKM Indonesia Maju.

Dalam kegiatan tersebut hadir
Sadmiadi (RCEO BRI Banjarmasin), Azmi Khalid (Regional Micro Banking Head), Oloan Susanto Nasution (Regional Micro Banking Head), Dhinar Adi Nugroho (Pemimpin Cabang BRI Banjarmasin Samudera) dan Nurdin (Department Head Ultra Micro Business, Social Entrepreneurship & incubation)

RCEO BRI Banjarmasin, Sadmiadi, menuturkan, BRI berupaya menyatukan Mitra melalui komunitas UMKM dan memberikan edukasi mengenai cashless transaction atau pembayaran non tunai kepada UMKM di wilayah Kota Banjarmasin.

loading...

“Metode pembayaran dalam transaksi di Bazaar BRI ini telah menggunakan aplikasi QRIS dan EDC (Electronic Data Capture) BRILINK, yang merupakan alat perbankan yang digunakan untuk melakukan transaksi non tunai, baik itu transfer uang, cek saldo ataupun hal lainnya dalam pembayarannya, sehingga mempermudah dan mempercepat dalam transaksi,” kata Sadmiadi.

Dalam kegiatan yang tetap menerapkan protokol kesehatan itu, BRI juga menyediakan stand khusus makanan siap santap (melibatkan pedagang kaki lima) yang memang disediakan untuk para tamu undangan dan nasabah.

Namun, uniknya, untuk pembelian makanan tersebut tamu undangan menggunakan QRIS, dan hanya membayar Rp 1,- (Satu Rupiah) dari yang harga semulanya Rp 10.000.

Sebanyak 12 UMKM ambil bagian dalam Bazaar ini, terdiri dari Klaster UMKM BRI sebanyak 7 pelaku usaha yakni : Yuliana Amaliah (Coklat Pisang Lumer), Dewi Masitah (Wadai Banjar), Agouestinus Kosnadin (Susu Kedelai), Keripik Tempe Mama Puteri, Kue kering Mama Rafi, Bingka Mama Alif dan Dapur Adira Wadai Basah dan Kering. Kemudian, ada 5 pelaku usaha yang terdiri dari UMKM binaan BI yaitu, ABBA Cokelat, Abon Cabai Hiyung, Teh Gaharu, Sujing Basasirangan dan Rumah Tomat.

Sebelumnya, BRI juga telah mengadakan Acara Mitra UMI (Ultra Micro) 17an yang bekerja sama dengan karang taruna daerah terpilih. Ada sebanyak 12 Mitra UMI yang tersebar wilayahnya di Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, dan Kalimantan Tengah. (Opq/KPO-1)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
Berita Menarik Lainnya

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. TerimaSelengkapnya