Guru Wildan : Haul Akbar, Bukan Memindah dari Musala Ar Raudah

Banjarbaru, KP – Pelaksaan Haul Akbar ke 18 KH. Muhammad Zaini bin Abdul Ghani atau Abah Guru Sekumpul di kediaman pribadi Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor, di Kampung Keramat, Kecamatan Martapura Timur, Kabupaten Banjar, merupakan inisiatif dan usulan sejumlah ulama.

Pelaksananya Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalsel bersama sejumlah ulama Kabupaten Banjar.

Haul akbar yang dibuka secara umum ini, bukan upaya memindah pelaksanaan haul dari Musala Ar Raudah, Sekumpul ke kediaman pribadi gubernur.

Hal itu ditegaskan Pimpinan Madrasah Darussalam Tahfiz dan Ilmu Alquran Martapura, KH Wildan Salman atau Guru Wildan.

Pelaksanaan haul kali ini sama dengan haul Guru Sekumpul di daerah lain. Dirinya menyebut, gelaran ini bukan dipindah dari Ar Raudah ke kediaman pribadi gubernur, melainkan pemprov memang mengadakannya tersendiri.

“Misalnya di Tapin menggelar haul Abah Guru Sekumpul, di Kalteng dan lainya. Sama, kita mengadakannya di sini, di Kampung Keramat, Martapura Timur,” tutur Guru Wildan.

Dikatakan Guru Wildan, kalau almarhum Abah Guru Sekumpul ini merupakan ulama besar.

Dari itu, Guru Sekumpul memiliki anak kandung dan anak ilmu.

Gelaran haul kali ini ujar Guru Wildan, dilaksanakan oleh anak ilmu.

:Acara ini dilaksanakan sebagai bentuk tanda terima kasih kita semua terhadap Abah Guru Sekumpul,” kata Guru Wildan

Dirinya berharap, digelarnya haul ini bisa mengobati rindu akan suasana haul akbar Abah Guru Sekumpul, yang mana selama dua tahun terakhir tidak dilaksanakan lantaran adanya pandemi Covid-19.

“Semoga kita semua mendapat keberkahan atas acara ini,” katanya.

Berita Lainnya
1 dari 1.765
loading...

Persiapan

Pantauan di lokasi sejumlah pekerja tengah melakukan pemasangan tiang untuk panggung di samping lahan agar memperluas lokasi.

“Sementara akan ditambah panggung di samping lahan dengan lebar 12 meter dan panjang ke belakang 30 meter,” papar penjaga kediaman pribadi gubernur, Kodir, Selasa (10/1).

Kodir menyebut, panggung di samping lahan ini diperuntukkan bagi jemaah nanti.

“Supaya lebih luas, ditambah panggung ini,” katanya.

Di sisi lain, pihak PLN juga memastikan tak ada pemadaman saat haul akbar Guru Sekumpul nanti.

Adapun daya listrik untuk menunjang acara haul nanti, pihaknya masih belum bisa memastikan.

“Kami lihat dulu kebutuhan dari penyelenggara, sebab ini baru tahap survei,” ujar Septi, Team Leader Teknik ULP Martapura.

Sedanhkan Sekretaris Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kalsel H Nasrullah AR menyambut baik dilaksanakan haul tersebut.

Baginya, Haul Guru Sekumpul adalah acara tahunan yang diselenggarakan untuk memperingati wafatnya Abah Guru Sekumpul.

“Alhamdulillah tahun ini dapat dilaksanakan Haul Akbar, banyak masyarakat yang rindu hal tersebut,” katanya.

Meski tak dipusatkan di Mushala Ar-Raudhah Sekumpul, ia tak menyoal, sebab dengan kecintaan kepada Abah Guru, jadi bisa melaksanakannya di mana saja.

“Mudah-mudahan dalam pelaksanaan nanti berjalan dengan lancar, Insya Allah saya akan berhadir juga dalan acara tersebut,” ucapnya. (mns/net/K-2)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
Berita Menarik Lainnya

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. TerimaSelengkapnya