Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
AdvertorialKabar BanuaTabalong

Antisipasi Tingginya Curah Hujan
Pengelola Wisata Riam Bidadari Tingkatkan Pengawasan dan Kewaspadaan

×

Antisipasi Tingginya Curah Hujan<br>Pengelola Wisata Riam Bidadari Tingkatkan Pengawasan dan Kewaspadaan

Sebarkan artikel ini
Hal 4 Tabalong Adv 3 klm
WISATA ALAM - Riam Bidadari Desa Lumbang, Kecamatan Muara Uya, Kabupaten Tabalong. (KP/Ist)

Tanjung, KP – Besarnya animo masyarakat berkunjung ke Wisata Alam Riam Bidadari Desa Lumbang, Kecamatan Muara Uya, Kabupaten Tabalong, pengelola wisata sungai tersebut lakukan antisipasi tingginya curah hujan beberapa waktu terakhir ini terjadi di wilayah tersebut.

Meningkatnya pengunjung di objek wisata Riam Bidadari menjadi perhatian serius pengelolanya, terlebih saat kondisi cuaca yang cenderung berubah signifikan akhir-akhir ini. Pasalnya, objek wisata alam yang menawarkan keindahan sungai dengan bebatuan besar dan pemandangan pegunungan Meratus ini berpotensi terjadi banjir bandang yang terjadi secara tiba-tiba.

Kalimantan Post

Untuk mengantisipasi adanya korban jiwa, pengelola pun terus melakukan sosialisasi dan himbauan kepada para pengunjung, di samping itu pengelola juga telah membentuk empat tim khusus yang bertugas menjaga arus sungai dan memberikan pertolongan siap tanggap jika ada pengunjung yang terseret arus. “Kalau misalkan dalam biasanya kami melihat-lihat pengunjung yang mandi di sungai, jadi kami himbau untuk cepat naik atau berada di pinggir-pinggir sungai saja,” ujar Fahri, Ketua Pokdarwis Riam Bidadari, belum lama tadi.

Diketahui, di momen liburan setidaknya per-hari terdapat 2.000 lebih pengunjung yang datang ke tempat wisata alam Riam Bidadari.

Untuk masuk ke wisata ini, pengunjung cukup membayar tiket masuk sebesar Rp5.000,- per orang, serta membayar parkir sebesar Rp3.000,- untuk kendaraan roda dua dan Rp5.000,- untuk kendaraan roda empat.

Yuli, warga Desa Padang Panjang Kecamatan Tanta Kabupaten Tabalong salah satu pengunjung wisata alam Riam Bidadari mengaku sudah beberapa kali mengunjungi sekalian berkemah di Wisata Riam Bidadari tersebut, “tidak hanya berkunjung untuk sekedar menikmati pemandangan dan mandi di sungai tersebut, namun sekalian berkemah (menginap) satu malam di lokasi tersebut, bersama keluarga,” ujarnya.

Baca Juga :  Tabalong Raih Peringkat II Penghargaan Tingkat Regional

Sebagai pengunjung, kami berharap panitia bisa melibatkan pemerintah untuk meningkatkan pengelolaan wisata ini, baik dari pengamanan maupun fasilitas yang disediakan seperti adanya fasilitas musholla lengkap dengan tempat berwudhu yang memadai, termasuk sarana bermain lain untuk menambah alternatif hiburan bagi pengunjung, harap Yuli yang sudah beberapa kali berkunjung ke wisata tersebut.

Secara pelayanan menurut Yuli, sudah bagus, pengelolanya ramah-ramah, disiapkan sewaan tenda, bahkan dipasangkan, ada aliran listrik ke tenda-tenda hanya saja masih perlu ditingkatkan lagi karena pengunjung yang datang kesana juga bervariatif. (ros/K-6)

Iklan
Iklan