Dari semua, sebanyak 104 orang menunda keberangkatan karena alasan biaya, 47 orang tidak berangkat karena sakit dan 46 orang tidak berangkat karena sudah meninggal dunia.
BANJARBARU, KP – Hari ini, Senin (29/5) Calon Jemaah haji (CJH) Embarkasi Banjarmasin diterbangkan ke Tanah Suci.
Untuk Embarkasi Banjarmasin, total jemaah 5.408 terbagi dalam 17 kloter.
Dimana pemberangkatan calon jemaah haji Embarkasi Banjarmasin dimulai dari 28 Mei sampai 22 Juni 2023.
Untuk semua itu, Minggu (28/5), CJH embarkasi Banjarmasin kloter pertama masuk ke Asrama Haji di Banjarbaru.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalsel HM Tambrin menyampaikan, pada penyelenggaraan ibadah haji tahun ini, Embarkasi Banjarmasin akan memberangkatkan sebanyak 3.818 CJH yang berasal dari Kalsel dan 1.590 berasal dari Kalimantan Tengah (Kalteng).
Kalau ada jemaah baru mendaftar sekarang, masa tunggunya sekitar 36 tahun.
Calon jemaah haji tersebut terbagi dalam 17 kloter, yakni 12 kloter penuh calon jemaah haji Kalsel.
Empat kloter penuh CJH Kalteng, dan satu kloter gabungan dari CJH Kalsel dan Kalteng.
Dikatakan, CJH kloter pertama yang masuk asrama ini berasal dari Kabupaten Banjar berjumlah 323 orang, ditambah 5 petugas kloter.
Kloter pertama akan berangkat menggunakan pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GIA 8101. Mereka dijadwalkan terbang menuju Madinah, Senin (29/5) pukul 13.50 Wita melalui Bandara Internasional Syamsuddin Noor.
Dengan transit terlebih dahulu di Bandara Internasional Kualanamu, Medan.
”Jemaah haji kloter pertama akan tiba di Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) di Madinah pada Senin (29/5) pukul 21.10 waktu setempat,” tambahnya.
Dikatakan, pada penyelenggaraan ibadah haji tahun ini, tidak semua jemaah yang sudah mendaftar bisa berangkat ke Tanah Suci.
Sebanyak 104 orang menunda keberangkatan karena alasan biaya.
47 orang tidak berangkat karena sakit, dan 46 orang tidak berangkat karena sudah meninggal dunia.
”Jemaah yang berangkat tahun ini (1444 Hijriah atau 2023) telah melewati masa tunggu lebih kurang 13 tahun.
Kalau ada jemaah baru mendaftar sekarang, masa tunggunya sekitar 36 tahun,” jelasnya.
Sementara General Manager PT Garuda Indonesia Cabang Banjarmasin, Agung Gunawan menyampaikan, pihaknya akan memberikan pelayanan yang optimal kepada calon jemaah haji agar pemberangkatan jemaah berjalan lancar.
Secara khusus, pihaknya memberikan perhatian khusus kepada jemaah lansia.
”Kami mengusung slogan ramah lansia. Untuk itu, kami menyiapkan 30 kursi roda pada setiap jadwal penerbangan jemaah haji.
Lima kursi roda di antaranya bisa masuk ke pesawat apabila ada jemaah lansia yang membutuhkan,” katanya. (*/net/mns/K-2)















