WNA Vietnam “Melepas Nyawa” di Kapal Batubara

Temuan awal tidak ada mengarah ke pidana, maka Kepolisian tidak melakukan penyelidikan dan hanya membantu dalam proses penerbitan visum

BANJARMASIN, KP – Seorang WNA (Warga Negara Asing) asal Vietnam “melepas nyawa” dengan terheletak di kapal pengangkut batubara.

WNA ini bernama Hoang Van Thang (55) dengan memiliki No. Pasport, C 8791797.

Dari keternagan, Rabu (24/5), kapal saat itu labuh jangkar di perairan Tabanio Kabupaten Tanah Laut.

Jasad setelah diturunkan oleh aparat Kepolisian, kemudian dilakukan visum dan jika meemungkinkan autopsi dan kasusnya doitangani jajaran Dit Polairud Polda Kalsel.

Keterangan diperoleh, kapal itu berlambung MV.PVT Sapphire dan korban adalah salah satu Anak Buah Kapal (ABK).

Keberadaan kapal di perairan tersebut dalam rangka pemuatan batubara.

Berita Lainnya
1 dari 3,072

Bahkan penyelidikan dilakukan untuk mengetahui penyebab atas kematiannya, termasuk meminta keterangan  beberapa saksi.

Terpisah Kepala Kepolisan daerah kalimantan Selatan (Kapolda Kalsel) Irjen Pol Andi Rian R Djajadi mengatakan soal jasad WNA ini sudah dikoordinasikan ke Kedutaan.

Ini agar bisa cepat dibawa pihak keluarga untuk dimakamkan.

Ia juga telah memastikan tak ada tanda-tanda kekerasan.

“Pastinya laporan awal pihak kapal dugaannya terkena serangan jantung.

Kemudian pemeriksaan luar oleh rumah sakit juga tidak ada tanda kekerasan di tubuhnya,” tambahnya ditanya wartawan, Rabu sore.

Karena temuan awal tidak ada mengarah ke pidana, maka Kepolisian tidak melakukan penyelidikan dan hanya membantu dalam proses penerbitan visum untuk menyatakan bahwa tidak ada pidana serta proses pemulasaran untuk pengembalian ke negara asal.

“Saya sudah perintahkan Kapolres dan saat ini masih menunggu perwakilan negaranya untuk proses selanjutnya apakah dipulangkan jasadnya ataupun misalnya dikremasi dan sebagainya,” tutup Kapolda. (yul/K-2)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
Berita Menarik Lainnya

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya