Tanjung, KP – Agar tetap menjadi tuan rumah di daerah sendiri, Kabupaten Tabalong jauh-jauh hari telah mempersiapkan diri menyambut berpindahnya Ibukota Negara (IKN) ke Kalimantan Timur (Kaltim), di antaranya dengan menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) warganya agar bisa bersaing di IKN mendatang.
“Kita harus menyadari sebentar lagi IKN akan kita rasakan, Alhamdulillah, dari segi penyiapan SDM kita siap melalui program menciptakan wirausaha baru dan tenaga terampil, target 10 ribu terealisasi 20 ribu, dari segi itu kita ter-siap di Kalsel, dari segi lembaga kita juga sudah siap, UMKM-nya sudah dilatih,” ujar Bupati Tabalong Dr Drs H Anang Syakhfiani M.Si, saat memberikan arahan di acara pelantikan Dewan Koperasi Indonesia (Dekopinda) Tabalong, di Gedung Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (KUMKM) Tabalong, belum lama tadi.
Adapun yang belum siap sebut Anang adalah koperasi, yang mana koperasi itu merupakan soko guru perekonomian indonesia UUD 1945 menyatakan seperti itu. “Kita sama mengetahui bahwa koperasi itu merupakan soko guru perekonomian Indonesia termuat di dalam UUD 1945.
Tapi setelah Indonesia berusia 78 tahun, koperasi Indonesia tidak mengalami banyak kemajuan termasuk di Kabupat
ujarnya.
“Saya harus bicara jujur seperti ini bukan berarti kita sudah lelah membina koperasi, akan tetapi kita butuh perhatian khusus, yang semakin lama semakin berkurang. Bahkan sekarang koperasi itu ketinggalan dengan UMKM, oleh sebab itu ini yang menjadi tugas kita, kita tidak usah bicara Indonesia, Kalsel, kita cukup bicara Kabupaten Tabalong saja. Karena waktu kita ulang tahun koperasi 2023 lalu ada yang menyatakan koperasi-koperasi yang mati suri itu kita selesaikan saja (bubarkan), karena menjadi beban, meski harus melalui RAT, lebih baik kita membina yang aktif karena jika kita energi kita terbuang,” ungkap Anang.
Selanjutnya, di kesempatan itu juga orang nomor satu di Kabupaten Tabalong ini juga mohon diri atau pamitan karena akhir desember 2023 ia mengakhiri jabatan sebagai Bupati Tabalong, Saya mohon diri karena akhir Desember 2023 nanti saya akan mengakhiri masa jabatan sebagai Bupati Tabalong, atau 2,5 bulan lebih cepat dari SK yang saya terima ini karena perubahan ke-2 UU nomor 10 tahun 2016 tentang pemilihan Kepala Daerah,” ujarnya.
“Saya sudah berusaha untuk memajukan koperasi tetapi ternyata hambatannya luar biasa, ketika saya menjadi kepala dinas koperasi ada beberapa petani karet yang mengajukan koperasi, setelah saya setujui ternyata hingga saat ini juga mati suri, oleh sebab itu saya berpesan ini supaya dihidupkan, kunci utama agar harga karet bisa mahal, lewat koperasi, karena harga karet kita ini jauh jika dibandingkan dengan harga karet internasional, justru harga karet internasional itu seharusnya yang mengikuti kita. Semakin kering
karet kita akan semakin mahal harganya. Maka saya minta ini perlu perhatian khusus jika permodalan insya Allah kita bantu,” ungkap Anang.
Diceritakannya, saat ia awal menjadi bupati petani karet yang ada di Kabupaten Tabalong semua dipanggil, “mumpung saya jadi bupati manfaatkan saya, tapi yang ada justru kepentingan pribadi, padahal koperasi harusnya kepentingan bersama,” kenangnya.
“Untuk itu saya mohon maaf, mudahan nantinya di bawah kepemimpinan yang baru koperasi bisa tumbuh dengan baik di Kabupaten Tabalong dan gedung PLUT ini bukti apresiasi dari pemerintah pusat terhadap hasil pembinaan kita terhadap koperasi di Kabupaten Tabalong. Siapapun dia, yang penting bisa mendukung perkoperasian di Kabupaten Tabalong,” demikian pungkas Anang. (ros/K-6)















