Lolos Hukuman Mati

Menyelundupkan narkoba bersama dengan pengiriman sembako dari Jawa Timur ke Kalsel melalui jalur laut

BANJARMASIN, KP – Riswansyah, pemilik sabu 35,09 kilogram sabu-sabu, lolos dari hukuman mati.

Ia divonis hukuman seumur hidup oleh Majelis hakim di Pengadilan Negeri (PN) Banjarmasin dengan Majelis Hakim diketuai oleh Yusrinsyah SH MH, pada sidang secara virtual, Selasa (10/10).

Sebelumnya, terdakwa oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Josephine dan Romly dari Kejaksaan Tinggi Kalsel, menuntut hukuman mati.

Dakwaannya JPU menyebut, kalau terdakwa Ridwansyah yang saat ini dititipkan di sel Tahti Polda Kalsel, adalah merupakan jaringan narkoba internasional.

“Dia terbukti menyelundupkan narkoba bersama dengan pengiriman sembako dari Jawa Timur ke Kalsel melalui jalur laut,” ucap JPU.

Berita Lainnya
1 dari 3,070

Terdakwa Riswansyah dulunya ditangkap Tim Resnarkoba POlda Kalsel di salah satu hotel di kawasan Trisakti Banjarmasin.

Adapun pasal yang dikenakan terhadap terdakwa Riswansyah, tanpa menyimpan menguasai dan mengusai, tanpa izin bukan tanaman sebagaimana diatur dengan menjerat Pasal 114 ayat 2 subsider Pasal 112 ayat 2 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan tuntutan hukuman mati.

Ketua Majelis Hakim sebelum membacakan surat amar putusannya ada beberapa pertimbangan hukum ,yang meringankan tidak ada, sependapat sebagaimana surat dakwaan Jaksa penuntut
umum JPU, divatas,“Adapun pasal yang menjerat terdakwa Riswansyah sebagai berikut
menyimpan menguasai dan mengusai, tanpa izin bukan tanaman sebagaimana diatur, dalam pasal 114 ayat 2 subsider Pasal 112 ayat 2 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang
Narkotika.

“Memutuskan bahwa terdakwa Riswansyah telah terbukti secara dan menyakinkan melakukan tindak pidana, penyalahgunaan Narkotika jenis sabu dengan barang bukti sabu seberat 35,09
kilogram.

Menghukum terdakwa Riswansyah dengan hukuman seumur ” ucap Ketua Majelis Hakim Adapun barang bukti satu unit Truk bok beserta STNK  dan beberapa barang bukti lainnya, disita untuk negara dan dimusnahkan.

Sedangkan terdakwa Riswansyah melalui tim kuasa hukumnya, Nizar Tanjung SH,” menyatakan masih pikir pikir. Hal sama terrhadap JPU. (K-2)
 
 

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
Berita Menarik Lainnya

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya