Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Kabar BanuaTabalong

Puluhan Kepsek dan Pejabat Fungsional Dilantik

×

Puluhan Kepsek dan Pejabat Fungsional Dilantik

Sebarkan artikel ini
Hal 4 Tabalong Adv 1 3 klm 1
PELANTIKAN - Puluhan Kepsek dan Pejabat Fungsional. (KP/Rosadi)

Tanjung, KalimantanPost.com – Bupati Tabalong Dr Drs H Anang Syakhfiani M.Si, kembali melantik pejabat di wilayahnya, kali ini sebanyak 56 orang Kepala Sekolah (Kepsek) dan 6 orang pejabat fungsional, belum lama tadi di Gedung Sarabakawa.

Adapun 6 pejabat fungsional tersebut dari jabatan guru ke jabatan pengawas sekolah 5 orang dan jabatan pelaksana ke jabatan auditor 1
orang.

Kalimantan Post

Bupati Tabalong, H Anang Syakhfiani mengharapkan kepada mereka yang dilantik agar jangan terlena dengan aturan-aturan dalam surat pakta integritas tersebut, bahwa masa jabatannya empat tahun. “Dalam pakta integritas, setiap tahun ada evaluasi,” ujar Anang.

Disamping itu, Anang juga mengharapkan kepada Kepsek yang dilantik agar dapat mendorong atau menaikkan angka rata-rata lama sekolah
di Kabupaten Tabalong.

Menurut Anang, saat ini memang angka rata-rata lama sekolah di Tabalong berada di 9,12 pada tahun 2023 ini. Tapi tugas beratnya sekarang kini adalah bagaimana orang Tabalong bisa lulus tingkat SMA.

“Artinya rata-rata pendidikan orang Tabalong sudah kelas satu SMA,” ucapnya.

Lebih berat lagi bagaimana kita bekerja memotivasi agar lebih banyak putra-putri Tabalong yang lulus SMA, lanjut ke Perguruan Tinggi, pungkasnya.

Berdasarkan data yang ada di lapangan diketahui keberhasilan dalam program pendidikan di Kabupaten Tabalong rata-rata lama sekolah orang Tabalong juga mengalami peningkatan pada tahun 2022 di angka 9,12, yang sebelumnya berada di angka 7,8, atau dari SMP kelas 2, sekarang meningkat kelas 1 SMA, dengan demikian angka harapan hidup maupun rata-rata lama sekolah, Kabupaten Tabalong di atas angka provinsi Kalsel bahkan Nasional. (ros/rel/K-6)

Baca Juga :  Bupati Tabalong: "Pertumbuhan Anak yang Sehat, Modal Utama Kemajuan Daerah di Masa Depan"
Iklan
Iklan