Iklan
Iklan
Iklan
BanjarmasinHEADLINETRI BANJAR

Menteri LHK : Penambahan Guru Besar Aset Kalsel Pintu Gerbang IKN

×

Menteri LHK : Penambahan Guru Besar Aset Kalsel Pintu Gerbang IKN

Sebarkan artikel ini
PENGUKUHAN - Menteri LHK, Prof Siti Nurbaya Bakar pada pengukuhan Guru Besar Prof DR Haryy Soegiri MBA, MSI di STIE Pancasetia, selain mendorong penambahan guru besar juga memberikan apresiasi dunia Pendidikan, Sabtu (2/3). (KP/Narti)

Banjarmasin, KP – Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Prof . Dr. Ir. Siti Nurbaya Bakar, M.Sc menegaskan kehadirannya pada pengukuhan Guru Besar Prof DR Haryy Soegiri MBA, MSI di STIE Pancasetia selain mendorong penambahan guru besar juga memberikan apresiasi dunia Pendidikan.

“Penambahan guru besar merupakan aset dunia Pendidikan dan ini sangat berguna untuk Kalsel yang menjadi daerah pintu gerbang IKN dan penyangga IKN kedepan,” papar Menteri LHK di tengah-tegah acara Pengukuhan Guru Besar STIE Pancasetia Bidang ilmu Manajemen, Prof Hary Soegiri Sebagai Guru Besar, di Mahligai Pancasila Banjarmasin, Sabtu (2/3).

Android

Karena itu ujar Menteri sangat mendorong dalam pengembangan SDM guna mewujudkan leadership yang hadal melalui dunia Pendidikan.

Apalagi Kalsel harus menjadi penyeimbang dalam mendorong percepatan IKN yang kini inovasinya jalan terus dan tidak kalah di dengan daerah tetangga lainnya.

“Boleh dibilang Kalsel anak manis sehingga wajarlah, mulai sekarang mempersiapkan diri, dalam kapasistas sebagai penyangga dan banyak yang saya arahkan untuk menimba ilmu di Kalsel, dengan berbagai keberhasilan,” ucap Mentari lagi.

Sementara Ketua STIE Pancasetia, Dr H Nurus Sjamsi mengaku, STIE Pancasetia memang terus melakukan peningkatan kualitas para dosennya, termasuk mendorong penambahan guru besar.

“Pencapaian tertinggi dari seorang pengajar adalah menjadi guru besar, karena itu kami sangat mendorong para dosen untuk bisa mencapai jabatan tertinggi sebagai guru besar,” jelasnya.

Sedangkan Prof Hary Soegiri adalah guru besar ke empat yang dimiliki STIE Pancasetia dan ia berharap guru besar akan bertamdah lagi.

Hal senada diungkapkan Project Officer STIE Pancasetia Dr Andry Radiani, yayasan juga terus mendorong peningkatan kualitas pengajar, termasuk menambah guru besar

“Penambahan guru besar sangat penting Karena akan meningkatkan kualitas dari lulusan,” tambahnya.

Baca Juga:  Bupati Resmikan Bukit Bintang Park And Resort“Menjadi Destinasi Eisata dan Motor Penggerak Ekonomi”

Guru besar Prof Hary Soegiri pun mengaku, support dari manajemen STIE Pancasetia sangat luar biasa, sehingga ia bisa mampu meraih guru besar.

“Dorongan dan semangat dari STIE Pancasetia membuat saya semakin semangat untuk meraih guru besar,” akunya.

Diaku, pengukuhan Profesor bukanlah pencapaian pribadi semata, tetapi juga merupakan suatu kehormatan dan tanggung jawab yang lebih besar yang diberikan kepada saya.

Menjadi seorang Professor bukanlah sebuah akhir, tetapi sebuah permulaan dalam perjalanan panjang mengabdi dalam dunia pendidikan dan penelitian.

“Saya menghargai penghargaan ini dengan dedikasi yang tinggi.

Saya berkomitmen untuk tidak hanya menyampaikan ilmu kepada generasi muda, tetapi juga untuk terus belajar dan berkontribusi dalam penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan, khususnya dalam bidang Ilmu Manajemen,” katanya.

Karena itu, mahasiswa dan seluruh civitas akademika STIE Pancasetia Banjarmasin, mari kita saling mendukung dan berkolaborasi untuk menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan menginspirasi.

“Kita adalah satu komunitas dalam perjalanan mencerdaskan bangsa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui tridharma perguruan tinggi,” katanya.

Sedangkan Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor yang diwakili Sekda Kalsel H Roy Rizali Anwar menyambut baik penambahan guru besar dan diharapkan bisa memberikan kontribusi dalam dunia pendiikan di ibukota Provinsi Kalsel sebagai pintu gerban IKN. (nau/K-2)

Iklan
Iklan