Iklan
Iklan
Iklan
HEADLINE

Arus Balik Penumpang di Pelabuhan Samudera Batulicin Masih Sepi

×

Arus Balik Penumpang di Pelabuhan Samudera Batulicin Masih Sepi

Sebarkan artikel ini
Calon penumpang kapal di Pelabuhan Samudera Batulicin Kabupaten Tanah Bumbu Kalimantan Selatan saat melakukan boarding pas di terminal penumpang kapal, Santu (13/4/2024). (Kalimantanpost.com/Antara)

BATULICIN, Kalimantanpost.com – Kondisi di Pelabuhan Samudera Batulicin hingga saat ini masih terlihat sepi atau belum ada lonjakan penumpang kapal pada arus balik lebaran 2024.

“Terakhir pada Jumat ada kedatangan kapal Sabuk Nusantara dan Bung Tomo milik PT Pelni Persero dengan membawa penumpang kurang dari 200 orang,” kata
Kepala General Manajer PT Pelindo Cabang Batulicin Kabupaten Tanah Bumbu Provinsi Kalimantan Selatan Ari Sudarsono di Batulicin, Sabtu (13/4/2024).

Dia menjelaskan, jumlah tersebut masih relatif sepi dan diperkirakan puncak arus balik akan terjadi pada Senin (15/4).

“Kami perkirakan arus balik Idul Fitri 1445 Hijriah di pelabuhan Samudera Batulicin akan terjadi pada Senin karena pada Selasa (16/4) para kantor sudah mulai buka dan karyawan juga mulai bekerja kembali,” terang Ari.

Dia juga mengatakan rata-rata penumpang kapal atau arus balik berasal dari pulau jawa dan pulau Sulawesi. Karena Kabupaten Tanah Bumbu merupakan daerah majemuk atau daerah perantauan.

Aktifitas lain seperti bongkar muat kontainer juga belum ada. Dan diperkirakan aktifitas tersebut akan terjadi lagi pada Selasa atau Rabu.

“Pada hari itu kami perkirakan akan ada jadwal kapal asal Surabaya Jawa Timur membawa kontainer turun di Pelabuhan Samudera Batulicin dengan membawa 300 kontainer berupa logistik,” jelas Ari.

Sementara itu, General Manajer PT Dharma Lautan Utama (DLU) Cabang Batulicin Jamirin menambahkan Manajemen PT DLU akan memberangkatkan kapal KM Dharma Fery III Asal Makassar menuju Batulicin pada Minggu (14/4).

“Kami perkirakan jumlah penumpang kapal pada arus balik lebaran 2024 yang datang pada hari itu akan mencapai 500 orang, kendaraan roda dua mencapai 12 unit, roda empat 19 unit dan kendaraan roda enam atau sejenisnya mencapai lima unit,” terangnya. (Ant/KPO-3)

Baca Juga:  M Sofwat Incar Kursi Wagub Kalsel

Iklan
Iklan