Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
BANUA KITAKotabaru

Bupati Kotabaru Terima Penghargaan Dari Menteri Kesehatan RI

×

Bupati Kotabaru Terima Penghargaan Dari Menteri Kesehatan RI

Sebarkan artikel ini

Kotabaru, KP – Kado Istimewa Menjelang Hari Jadi Kabupaten Kotabaru ke 74 tahun 2024, Bupati Kotabaru terima Penghargaan dari Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Ir. Budi Gunaidi Sadikin, S. Si, CHFC, CLU, sebagai Daerah dengan usulan formasi kebutuhan prioritas terbaik dalam pengadaan ASN 2024, di Hotel Shangri-La Jakarta.

Penghargaan yang diberikan Menteri Kesehatan RI Ir. Budi Gunaidi Sadikin, S. Si., CHFC., CLU., tersebut diterima langsung oleh Bupati Kotabaru H. Sayed Jafar, SH dalam agenda Penghargaan Forum Komunikasi Direktorat Jenderal Tenaga Kesehatan Tahun 2024 dengan tema “SDM Kesehatan Unggul Menuju Indonesia Emas”.

Dinyatakan bahwa “Penghargaan yang diterima dari Kemenkes tersebut adalah, bukti bahwa Pemerintah Daerah Kotabaru sangat peduli, serta terus berperan untuk mendukung program pelayanan kesehatan kepada semua masyarakat yang ada di daerah terpencil , sangat terpencil dan kepulauan, dengan terus menyediakan fasilitas kesehatan. Diantaranya, pemenuhan tenaga medis dan tenaga kesehatan lainnya agar masyarakat di Kecamatan maupun Pedesaan merasakan pelayanan kesehatan sebagaimana mestinya.

Pada Forkumas tersebut, diberikan pula 41 penghargaan, diantaranya ada Delapan (8) Kepala Daerah yang mendapat penghargaan tersebut termasuk Bupati Kabupaten Kotabaru Kalimantan Selatan, Bupati Kabupaten Hamahera Tengah Maluku Utara, Bupati Kabupaten Ende Nusa Tenggara Timur, Bupati Kabupaten Sekadau Kalimantan Barat, Bupati Kabupaten Morowali Utara Sulawesi Tengah, Bupati Kabupaten Ngada Nusa Tenggara Timur, Bupati Kabupaten Lombok Utara Nusa Tenggara Barat, Bupati Kabupaten Musi Rawas Utara Sumatera Selatan.

Bupati Kotabaru H. Sayed Jafar, SH, menyampaikan, “Penghargaan ini kita dapatkan, tentunya kita ucapkan terimakasih. Ini sebagai kepedulian kita atas tenaga kesehatan dan kepada tenaga SDM kita yang ada, dan kita berharap bahwa kedepannya tenaga kesehatan ini perlu kita tunjang Pustu dan Puskesmas kita yang masih kekurangan SDM, sehingga kedepannya kita akan bekerjasama dengan Pemerintah Pusat untuk memenuhi kebutuhan RSUD, Puskesmas dan Puskesmas Pembantu ( Pustu ) yang ada di Kabupaten Kotabaru,” Ungkapnya.

Baca Juga:  Antisipasi Corona, DPRD Balangan Rapat Internal Larangan Perjalanan Dinas ke Luar Daerah

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Kotabaru Erwin Simanjuntak, SKM,.MAP yang turut serta mendampingi Bupati mengatakan, “Para Nakes akan merasa betah atas kebijakan Bupati Kotabaru mengenai insentif, yang kemungkinannya akan segera di berikan, yang tentunya sesuai kriteria yang terpenuhi,” Ucapnya.

Sedangkan, Kepala BKPSDM Kotabaru H. Muhammad Yusuf menjelaskan, ” kita akan melakukan recruitment tahun 2024 ini. Berdasarkan petunjuk dari Kementrian Kesehatan, kami berupaya melakukan perekrutmen tahun 2024 ini dengan bekerjasama Dinas Kesehatan termasuk formasi yang dibutuhkan dan disesuaikan dengan kondisi keuangan daerah,” Jelasnya.

Plt. Kabid SDMK Akhmad Saleh,S,Farm,.Apt menuturkan, “Dalam pengusulan Farmasi PPPK dan CASN tentunya dilakukan rapat penentuan dan jumlah pengusulan yang dibuat. Dalam hal ini Dinas Kesehatan dan BKPSDM Kotabaru sangat berperan dalam penyusunan dan penginputan kebutuhan. Dinas Kesehatan mengusulkan formasi tenaga Kesehatan prioritas secara menyeluruh mengingat masih kurangnya tenaga Kesehatan di wilayah terpencil dan sangat terpencil, dalam Upaya persiapan optimalisasi Layanan Primer melalui Pustu Prima yang dicanangkan oleh Kementerian Kesehatan. Usulan berjumla 311 Formasi Nakes Prioritas yang terdiri nakes RSUD dan Puskesmas dan 56 buah Puskesmas Pembantu,” Jelasnya. (and/K-6)

Iklan
Iklan