Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Tapin

Pemkab Tapin Launching Intervensi Serentak Pencegahan Stunting

×

Pemkab Tapin Launching Intervensi Serentak Pencegahan Stunting

Sebarkan artikel ini
LAUNCHING - Intervensi serentak pencegahan stunting di Kabupaten Tapin. (KP/Ist)

Rantau, KP –  Pemerintah Kabupaten Tapin gelar rapat koordinasi (Rakor) Konvergensi percepatan penurunan stunting dan launching intervensi serentak pencegahan stunting di Kabupaten Tapin tahun 2024, Jumat (14/6/2024) di Aula Tamasa Kantor Bupati Tapin.

Launching ditandai dengan memencet tombol digital secara bersama-sama oleh Pj Bupati Tapin Muhammad Syarifuddin dan Ketua DPRD Tapin Yamani dan perwakilan Forkominda Tapin.

Pj Bupati Tapin Muhammad Syarifuddin dalam sambutannya sebelum membuka rakor mengatakan, Stunting merupakan ancaman utama terhadap kualitas hidup. Produktivitas dan daya saing manusia sebagai dampak dari terganggunya pertumbuhan otak dan perkembangan metabolisme tubuh dalam jangka panjang.

“Untuk itu pemerintah menetapkan percepatan penurunan penurunan stunting agar bisa turun dengan sesuai target pemerintah dalam RPJMN2020-2024 menjadi 14 persen,“ ucapnya.

Selaku kepala daerah, saya sangat mengapresiasi mendukung dan tim percepatan penurunan stunting dan lintas sektor terkait yang selalu melakukan kegiatan percepatan penurunan stunting dengan pendekatan multisektor, melalui pertumbuhan dan perkembangan anak akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang.

“Dengan memberikan edukasi pencegahan stunting kepada seluruh sasaran dan melakukan intervensi segera bagi sasaran sasaran yang memiliki masalah gizi serta meningkatkan cakupan kunjungan sasaran ke posyandu,“ ujarnya.

Dengan demikian berharap jumlah kasus balita stunting di kabupaten tapin bisa ber angsur-angsur turun, dan pada saatnya nanti kita berharap pada tahun 2045 kabupaten tapin sesuai dengan pemerintah pusat.

Selanjutnya launcing intervensi serentak pencegahan stunting ini adalah menindaklanjuti arahan Wakil Presiden RI dan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan dan Kebudayaan pada Juni tadi dilakukan serentak di seluruh Indonesia.

“Gerakan inervensi serentak pencegahan stunting merupakan aksi serentak bersama pencegahan stunting melalui pendataan, pendampingan, penimbangan, pengukuran, edukasi, validasi dan intervensi bagi semua calon pengantin, ibu hamil dan balita secara berkelanjutan,” paparnya.

Baca Juga:  Puluhan Pasangan Pengantin Ikuti Itsbat Nikah Massal

Dengan tujuan untuk mendeteksi dini masalah gizi, memberikan edukasi pencegahan stunting kepada seluruh sasaran dan melakukan intervensi segera bagi sasaran yang memiliki masalah gizi.

“Serta meningkatkan cakupan kunjungan sasaran ke posyandu,” tuturnya.

Ditambahkan Pj Ketua TP PKK Tapin Masrupah bahwa dengan kegiatan ini sangat bagus dilaksanakan, karena semua lintas sector turut serta membantu dalam  upaya penurunan stunting dikabupaten Tapin.

“Alhamdulillah kita banyak dibantu lintas sector dengan kerjasama yang baik bergerak semua dengan harapan stunting turun, hingga turun dan tidak ada lagi kasus stunting di Tapin,“ ujarnya.

Sementara Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Tapin, Ahlul Jannah melaporkan kegiatan launching intervensi serentak pencegahan stunting, fokusnya adalah pelayanan di posyandu anak, balita dan keluarga berisiko untuk datang ke posyandu.

“Artinya mengaktifkan kegiatan diposyandu, anak, balita, ibu hamil dan keluarga berisiko untuk datang ke Posyandu,“ ujarnya.

Kalau toh warga masyarakat tidak datang ke Posyandu apapun alasannya, nantinya intervensinya mereka didatangi tim pendamping keluarga dirumah-rumah dibantu Babinsa dan pihak kepolisan setempat.

“Dengan kegiatan posyandu di desa, hasil intervensinya dapat menunrunkan stunting, karena buktinya didapatkan tidak hanya sampel,“ ujarnya.

Berharap dengan launching intervensi serentak pencegahan stunting, kasus stunting di Tapin bisa turun.

Pada kegiatan itu diberikan bantuan berupa makanan tambahan untuk perbaikan gizi diberikan oleh Bapak asuh Stunting di Kabupaten Tapin mulai Pj Bupati Tapin, Pj Ketua PKK Tapin, Ketua DPRD Tapin dan Kepala SKPD Tapin serta Pimpinan Muspida Tapin untuk ibu memiliki balita. (abd/K-6) 

Iklan
Iklan