Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
HEADLINE

Komisi II DPRD Kalsel Gali Perencanaan Keuangan dan Pendapatan Daerah ke Bapenda Bali

×

Komisi II DPRD Kalsel Gali Perencanaan Keuangan dan Pendapatan Daerah ke Bapenda Bali

Sebarkan artikel ini
Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) yang memiliki tugas pokok mengurusi ekonomi dan keuangan melaksanakan kunjungan kerja dalam rangka studi komparasi ke Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Bali di Denpasar. (Kalimantanpost.com/ Reprohumasdprdkalsel)

BALI, Kalimantanpost.com – Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) yang memiliki tugas pokok mengurusi ekonomi dan keuangan melaksanakan kunjungan kerja dalam rangka studi komparasi ke Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Bali di Denpasar pada Jumat pekan lalu.

Dipimpin langsung oleh Wakil Ketua Komisi II DPRD Provinsi Kalsel, Muhammad Yani Helmi atau yang akrab disapa Paman Yani, komparasi yang digali berfokus pada kebijakan perencanaan keuangan mengenai target pendapatan daerah dalam rangka penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“Kami ingin mengetahui bagaimana Bapenda Bali dapat memaksimalkan pendapatan daerah melalui berbagai kebijakan yang diterapkan. Selain itu, kami juga ingin mempelajari cara Bapenda Bali mengelola potensi pajak daerah agar dapat diimplementasikan di Kalsel. Karena sifatnya ini uang rakyat, makanya yang mesti mendapat kemanfaatan juga harus rakyat itu sendiri,” ujar Paman Yani.

Selama kunjungan kerja, rombongan Komisi II DPRD Provinsi Kalsel mendapat informasi mengenai kerjasama yang dijalin antara Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Bali dengan Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat). Kerjasama ini bertujuan untuk meningkatkan pendapatan daerah melalui optimalisasi layanan Samsat di tingkat desa.

Paman Yani menyambut baik inisiatif ini dan menyatakan bahwa model kerjasama seperti ini dapat menjadi inspirasi bagi Kalsel. Menurutnya, di Kalsel sendiri, oleh Komisi II DPRD Provinsi Kalsel, hal serupa sudah digaungkan, bahkan dari dua tahun ke belakang, di mana Bapenda harus berinovasi untuk lebih banyak menyerap pajak dengan kemudahan-kemudahan.

Kunjungan kerja studi komparasi ini diterima langsung oleh Kepala Sub Bidang Perencanaan dan Evaluasi Pendapatan Daerah, Ketut Ngurah Darma Adnyana, SE, MM dirinya menyambut baik hal ini. Menurutnya, pertemuan semacam ini merupakan hal positif selain bisa bertukar pikiran, kedatangan rombongan dari Kalsel juga akan menambah pendapatan asli daerah di Bali.

Baca Juga:  RS Indonesia Diserang Israel,Kemlu Hilang Kontak dengan Tiga Relawan WNI

“Sekali lagi kami mengapresiasi kedatangan bapak-ibu, kami sangat senang dengan hadirnya bapak-ibu di sini karena sekaligus menambah pendapatan asli daerah juga. Mudah-mudahan pertemuan ini bermanfaat lewat hasil dari diskusi dan sharing-sharing kita” ujar Darma.

Turut membersamai rombongan Komisi II DPRD Provinsi Kalsel, yakni Kepala Bidang Perencanaan dan Pengendalian Pendapatan Daerah Bapenda Kalsel, Rahmanita Arifin beserta sejumlah kepala Unit Pelayanan Pendapatan Daerah (UPTD) Samsat Kabupaten di Kalsel.

Dirinya mengaku dari pertemuan ini mendapatkan banyak sekali gambaran bagaimana pemerintah Bali ini dalam hal pendapatan daerah. Menurutnya, ada banyak kesamaan antara Bali dan Kalsel, di antaranya inovasi yakni samsat antar jemput, hanya saja berbeda penamaan dengan yang di Bali yaitu Samsat Kerti (ke Rumah Tinggal), sama-sama inovasi untuk jemput bola memudahkan masyarakat.(nau/KPO-1)

Iklan
Iklan