Martapura, KP – Pemkab Banjar melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfostandi) menggelar rapat koordinasi integrasi geoportal daerah ke Geoportal Nasional (Ina-Geoportal).
Rapat sendiri digelar secara daring melalui zoom meeting dari Aula Cakrawala Kantor DKISP, Martapura, Selasa (21/04/2026).
Plt Kadis Kominfostandi Faisal menyampaikan, rakor ini melibatkan sejumlah pihak, diantaranya Bapperida Banjar, Bappeda Kalsel serta Badan Informasi Geospasial (BIG) Nasional.
“Tujuannya guna memperkuat koordinasi dalam proses integrasi data geoportal daerah ke sistem nasional,” tandasnya.
Rapat ini, lanjutnya, tindak lanjut dari beberapa kali koordinasi sebelumnya. Hari ini pihaknya sudah melaksanakan pertemuan dan geoportal Banjar mulai terintegrasi dengan Geoportal Nasional.
“Meski demikian, masih terdapat sejumlah kendala teknis, terutama pada tahap pengkodean (coding) dalam proses integrasi,” ungkapnya.
Kedepan, pihaknya terus melakukan pembaruan data geoportal agar dapat tersinkronisasi secara optimal dengan sistem nasional.
“Kami berharap Bidang Statistik dan Persandian terus mendampingi Bapperida dalam proses pembaruan data, hingga terintegrasi sepenuhnya dengan Geoportal Nasional, sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat mewujudkan Satu Data Indonesia,” pesannya.
Kepala Bidang Statistik dan Persandian Ali Akbar menjelaskan, sebelumnya geoportal Banjar belum terhubung dengan sistem pusat yang dikelola BIG.
“Melalui rakor ini, kami mendorong integrasi geoportal daerah dengan geoportal nasional dan provinsi, sekaligus mendukung implementasi Satu Data Banjar,” jelasnya.
Dia menambahkan, pada 2026 pihaknya menargetkan pembaruan Satu Data Banjar versi 2, yang mencakup integrasi seluruh layanan, termasuk geoportal dan layanan Satu Data Nasional.
Hadir perwakilan Badan Informasi Geospasial Aris Haryanto dan Wendra, dari Bapperida Rezza dan Bappeda Kalsel Hidayatul Rahman. Turut hadir secara luring Kepala Bidang E-Government Cornelius Kristiyanto. (Wan/K-5)















