Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Opini

Candu Judol Mampu Menghilangkan Nyawa

×

Candu Judol Mampu Menghilangkan Nyawa

Sebarkan artikel ini

Oleh: Hikmah, S.Pd
Praktisi Pendidikan dan Pemerhati Sosial Generasi

Kesulitan hidup terutama kesulitan ekonomi ini sudah membuat seseorang hilang akal sehatnya, apapun bisa dilakukannya termasuk membunuh orang tua kandung sendiri seperti yang baru-baru ini terjadi disalah satu wilayah di negeri ini.

Kalimantan Post

Warga Desa Karang Dalam, Kecamatan Pulau Pinang, Kabupaten Lahat, Sumatra Selatan, digegerkan dengan terungkapnya kasus pembunuhan sadis yang dilakukan seorang anak terhadap ibu kandungnya sendiri. Pelaku yang merupakan anak kandung korban bernama Ahmad Fahrozi, 23. Ia bahkan memutilasi dan membakar jasad korban sebelum menguburkannya di kebun area dekat rumah korban.

Dari hasil pemeriksaan, pelaku yang tinggal mengontrak sejauh 20 kilometer dari rumah ibunya mengaku nekat menghabisi nyawa ibunya karena emosi. Korban tidak mau memberikan uang saat pelaku memintanya untuk bermain judi online slot. (www.metrotvnews.com, 09/04/2026)

Peristiwa itu tidak hanya terjadi di satu tempat, hal yang serupa juga terjadi di wilayah lain. Sebelumnya sudah banyak kasus pembunuhan yang dilatarbelakangi masalah judi online ini. Judi online sudah menjadi candu bagi para pelakunya, karena kecanduan itu mereka tak segan menghilangkan nyawa orang bahkan keluarga sendiri. Artinya kecanduannya ini sudah membuatnya kehilangan akal sehat dan hati Nurani sebagai manusia.

Saat ini kesulitan hidup dialami oleh banyak orang. Tak cukup hanya dihitung dengan jari saja dan dapat mengancam nyawa banyak orang juga. Artinya masalah besar yang harus segera diselesaikan. Apakah permasalahan ini dapat diselesaikan secara individu? Tentu tidak, karena akar masalahnya bukan pada individu yang malas berusaha saja, tapi juga lapangan pekerjaan yang tidak mencukupi.

Kesulitan ekonomi yang parah dan ditambah lemahnya iman membuat orang melakukan apa saja untuk keluar dari jurang kemiskinan. Mereka tidak lagi memikirkan status perbuatannya itu apakah halal atau haram, bisa jadi mereka mengetahui saja perbuatan itu haram tetapi karena yang halal sulit didapat sehingga apa saja dilakukan agar bisa memenuhi kebutuhan hidupnya.

Baca Juga :  Menjaga Nalar Mahasiswa di Tengah Gelombang AI

Kesalahan pemahaman tentang kehidupan membuat manusia salah cara dalam menjalani dan menyelesaikan permasalahan kehidupan. Pemahaman yang salah tersebut adalah pemahaman sekularisme yang membuat orientasi hidup manusia adalah mengejar kepuasan materi sebesar-besarnya dan menjadikan manfaat sebagai standar berperilaku.

Penerapan sistem ekonomi yang salah yaitu sistem ekonomi kapitalisme menciptakan kesenjangan sosial. Kebutuhan dasar semakin sulit dijangkau rakyat, akhirnya mendorong maraknya tindak kriminal demi uang dan memenuhi kebutuhan hidup.

Negara kapitalis gagal hadir sebagai perisai dan pelindung bagi rakyat. Judi online dibiarkan karena dianggap memberi andil dalam perputaran ekonomi. Regulasipun bersifat reaktif dan parsial, tidak menyentuh akar masalah. Seharusnya apa yang menyebabkan orang kecanduan judi online tersebut diselesaikan juga.

Sanksi yang diberlakukan dan diberikan kepada para pelaku kriminal tidak bersifat mencegah dan menjerakan sehingga membuat kasus terus berulang dan terulang lagi tanpa solusi yang tuntas. Karena akar masalahnya tidak dipahami dengan benar.

Manusia hidup memerlukan aturan guna mengontrol hawa nafsunya. Akan tetapi aturan yang ada saat ini tidak ada yang mampu menyelesaikan banyak masalah di negeri ini secara tuntas. Negeri ini tidak hanya memerlukan pemimpin yang amanah dan kompeten tetapi juga memerlukan sistem yang benar yang dapat melahirkan aturan yang mampu menyelesaikan segala permasalahan umat secara tuntas

Islam menjadikan akidah sebagai asas kehidupan dan halal-haram sebagai standar berperilaku, bukan manfaat materi. Sehingga keimanan menjadi benteng pertama bagi individu dalam bertindak.

Sistem ekonomi Islam memastikan kebutuhan dasar rakyat terpenuhi orang per orang melalui pengelolaan kepemilikan umum oleh negara, sehingga kesenjangan sosial tidak akan terjadi.

Negara Islam hadir sebagai raa’in dan junnah bagi rakyat. Judi online diharamkan dan diberantas tuntas, bukan sekadar diblokir parsial.

Baca Juga :  NEOSUFISME SEORANG TOKOH

Negara Islam menerapkan sanksi tegas (uqubat) yang bersifat zawajir (pencegah) dan jawabir (penebus dosa) serta bagi pelaku kriminal (baik judi online dan juga pembunuhan), sehingga menjerakan pelaku dan memutus rantai kejahatan.

Sistemi Islam telah terbukti selama kurang lebih 13 abad mampu memberi kesejahteraan dan keamanan bagi umat manusia bukan hanya untuk umat Islam. Serta memberi Rahmat bagi seluruh alam ketika diterapkan secara totalitas.

Lebih dari itu, menerapkan Islam dalam seluruh kancah kehidupan adalah konsekuensi keimanan bagi setiap muslim. Wallahu a’lam bishshawab.

Iklan
Iklan