Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
HEADLINE

Dinkes Kalsel Dorong Seluruh RS Terapkan KRIS, Target Januari 2027 Semua Rumah Sakit Sudah Punya Rawat Inap Standar

×

Dinkes Kalsel Dorong Seluruh RS Terapkan KRIS, Target Januari 2027 Semua Rumah Sakit Sudah Punya Rawat Inap Standar

Sebarkan artikel ini
IMG 20260521 WA0000
Kadis Provinsi Kalsel dr H Diauddin saat membuka kegiatan.

BANJARMASIN, kalimantanpost.com – Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) mendorong seluruh rumah sakit di Banua segera menerapkan Kelas Rawat Inap Standar (KRIS) guna meningkatkan kenyamanan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Hal itu disampaikan dalam kegiatan Pertemuan Sosialisasi Kesiapan Rumah Sakit Dalam Implementasi Kelas Rawat Inap Standar (KRIS) Provinsi Kalimantan Selatan yang digelar di Hotel Nassa Banjarmasin, Rabu-Kamis (20-21/5/2026).

Kalimantan Post

Kegiatan tersebut dihadiri perwakilan Kementerian Kesehatan RI, BPJS Kesehatan, serta rumah sakit se-Kalimantan Selatan.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel, dr H Diauddin M.Kes mengatakan, penerapan KRIS diharapkan mampu menghadirkan ruang rawat inap yang lebih manusiawi dan nyaman bagi seluruh lapisan masyarakat.

“Ke depan kamar rawat inap rumah sakit itu nantinya punya standar yang sama, lebih manusiawi, dan bagus untuk semua kelas. Jadi tidak ada lagi kamar rawat inap yang bersedak-desakan,” ujarnya.

Menurutnya, melalui kebijakan KRIS, pelayanan kesehatan di rumah sakit diharapkan dapat dirasakan lebih nyaman oleh seluruh golongan masyarakat.

Ia menjelaskan, untuk ruang VIP tetap tersedia, namun pada ruang rawat inap standar nantinya jumlah pasien dibatasi maksimal empat orang dalam satu ruangan.

“Intinya semua golongan kelas sosial masyarakat itu bisa dilayani dengan nyaman,” katanya.

IMG 20260521 001233
Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinkes Kalsel, dr Sri Wahyuni.

Meski demikian, Diauddin mengakui implementasi KRIS masih menghadapi sejumlah tantangan, terutama terkait anggaran dan kondisi bangunan rumah sakit lama yang tidak mudah disesuaikan dengan standar baru.

“Selain dana juga bangunan, misalnya bangunan lama yang susah dirubah. Jadi perlahan anggaran untuk menyesuaikan dengan standar rekomendasi itu kadang-kadang belum tersedia,” jelasnya.

Karena itu, melalui pertemuan tersebut pihaknya ingin mendorong rumah sakit di Kalsel agar segera melakukan penyesuaian penerapan KRIS.

“Pemerintah mendorong rumah sakit di Kalsel untuk menerapkan KRIS tersebut. Mudah-mudahan Januari 2027 setiap rumah sakit di Kalsel sudah memiliki fasilitas KRIS,” harapnya.

Baca Juga :  Ribuan Siswa MI se HSU Ikuti Khataman Al Quran

Sementara itu, Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinkes Kalsel, dr Sri Wahyuni M.Kes mengatakan, kegiatan tersebut merupakan upaya mendukung implementasi kebijakan KRIS sesuai arahan pemerintah pusat dalam transformasi sistem pelayanan kesehatan nasional.

“Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan pemahaman rumah sakit terkait kebijakan dan standar implementasi KRIS serta menyamakan persepsi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah dan rumah sakit,” ujarnya.

Selain itu, kegiatan juga bertujuan mengidentifikasi kesiapan rumah sakit baik dari aspek sarana prasarana, pelayanan hingga tata kelola.

“Kita juga ingin memperkuat koordinasi dan komitmen bersama dalam pelaksanaan KRIS di Kalimantan Selatan,” tambahnya.

Kegiatan tersebut turut menghadirkan narasumber dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Octi Palupi Rahayuningtyas MPH MH Kes, serta Kepala Cabang BPJS Kesehatan Banjarmasin, Apt Rinaldi Wibisono S.Farm.(fin/KPO-1)

Iklan
Iklan