YOGYAKARTA, Kalimantanpost.com – Bintang Timur Surabaya (BTS) berhasil mempertahankan gelar juara Pro Futsal League (PFL) 2025/2026 usai sukses mengunci kemenangan
atas Cosmo JNE Jakarta dengan skor 4-3 di leg kedua grand final yang berlangsung Gelanggang Olahraga Universitas Negeri Yogyakarta (GOR UNY) Yogyakarta pada Minggu (14/6/2026) malam.
Sebelumnya di leg pertama Jumat malam lalu, Bintang Timur menang 4-2 atas Cosmo.
Dikutip dari media centre KFI, laga adu taktik antara pelatih Reka Cahya Punthoadi di kubu BTS dan Motonori Baba di sisi Cosmo JNE ini menghadirkan tensi yang sangat tinggi. Cosmo JNE tampil mendominasi sejak awal dan sukses menutup babak pertama dengan keunggulan 1-0 berkat gol dari Ruan Nakamatsu pada menit ke-18.
Memasuki babak kedua, Cosmo JNE tampak di atas angin. Mereka berhasil memperlebar jarak menjadi 3-0 lewat tambahan gol dari Reza Gunawan pada menit ke-22 dan sang kapten Andri Kustiawan pada menit ke-30.
Namun, mentalitas juara Bintang Timur Surabaya benar-benar diuji dan dibuktikan di sisa 10 menit terakhir pertandingan. Comeback bersejarah ini diinisiasi oleh Ardiansyah yang memecah kebuntuan pada menit ke-31. Hanya berselang satu menit, Firman Adriansyah sukses mengeksekusi penalti pada menit ke-32 untuk mempertipis ketertinggalan. Momentum kebangkitan ini mencapai klimaksnya ketika Samuel Eko mencetak gol penyama kedudukan menjadi 3-3 pada menit ke-38.
Puncak dari segala drama terjadi di menit ke-39. Penjaga gawang BTS, Ahmad Habiebie, maju mengambil peran mematikan dan sukses mencetak gol penentu kemenangan yang sangat spektakuler. Gol krusial dari sang kiper ini memastikan BTS membalikkan keadaan dari tertinggal 0-3 menjadi kemenangan sensasional 4-3.
Penampilan pantang menyerah dari skuad BTS, dan terkhusus heroisme Ahmad Habiebie di menit akhir, menjadi penutup sempurna bagi kompetisi musim ini. (ful/KPO-3)















