BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Banjarmasin tidak memungkiri masih ada beberapa sekolah yang tetap melaksanakan acara perpisahan siswa secara berlebihan.
Padahal sebelumnya sudah ada Surat Edaran (SE) Wali Kota Banjarmasin Nomor 315 Tahun 2026 dan Instruksi Wali Kota Banjarmasin Nomor 1 Tahun 2026 yang mengatur tentang pedoman pelaksanaan kegiatan pengukuhan, pelepasan atau perpisahan siswa untuk jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Banjarmasin.
Dimana dalam SE maupun instruksi tersebut, sekolah diimbau untuk melaksanakan acara perpisahan dengan sederhana di lingkungan sekolah dan tanpa memungut biaya wajib yang memberatkan orang tua.
“Sudah jelas surat edaran dan instruksi mengenai pedoman pelaksanaan perpisahan. Tapi memang masih ada dan masuk dalam aduan kami yang selanjutnya kami tindaklanjuti,” ucap Kepala Disdik Kota Banjarmasin, Ryan Utama, Kamis (4/3/2026).
Ryan mengatakan jika memang dalam aduan itu melanggar, Disdik Kota Banjarmasin secara tegas menegur kepala sekolah sebagai yang bertanggung jawab.
Di sisi lain, Ryan mengungkapkan tak jarang pelaksanaan perpisahan secara mewah berasal dari keinginan orang tua murid itu sendiri.
Namun, dalam hal ini pihaknya lebih menekankan kepada iuran yang dikenakan untuk acara perpisahan yang sering kali dirasa memberatkan orang tua siswa lain.
“Kami menekankan untuk jangan sampai ada besaran nominal dan sifatnya tidak wajib untuk siswa membayar apalagi tidak mampu. Kemudian tidak ada larangan dan siswa tetap boleh mengikuti acara perpisahan,” terangnya.
Malahan harapannya, siswa kurang mampu disubsidi sekolah apabila ada iuran karena mereka tidak bisa membayarnya.
Ia membeberkan penetapan iuran merupakan keluhan yang paling banyak diterima Disdik Kota Banjarmasin selama ini.
“Makanya kita tekankan itu untuk sekolah jangan sampai menetapkan nominal iuran yang akan memberatkan orang tua siswa,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia menuturkan banyak sekolah-sekolah yang melaksanakan perpisahan secara sederhana karena memang bagian terpenting adalah makna dari acara itu sendiri yang bisa tersampaikan dengan baik.(ham/KPO-3)















