Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Tapin

Setelah Penantian Panjang, Atlit Tapin Terima Bonus Peraih Medali Porprov XII Kalsel

×

Setelah Penantian Panjang, Atlit Tapin Terima Bonus Peraih Medali Porprov XII Kalsel

Sebarkan artikel ini
IMG 20260629 WA0038 scaled e1782723980211
BONUS ATLET - Bupati Tapin H Yamani menyerahkan secara simbolis bonus kepada atlit peraih medali emas pada ajang Porprov Kalsel 2025 di Kabupaten Tanah Laut. (Kalimantanpost.com/repro Prokpim Setda Tapin).

RANTAU, Kalimantanpost.com — Penantian panjang ratusan atlet dan pelatih Kabupaten Tapin akhirnya berakhir. Pemerintah Kabupaten Tapin menyerahkan bonus kepada para peraih medali pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XII Kalimantan Selatan 2025 sebagai bentuk penghargaan atas prestasi yang mengantarkan Tapin menembus empat besar olahraga Kalsel.

Bupati Tapin H Yamani, Ketua KONI Tapin H Misran dan Ketua DPRD Tapin Achmad Riduan Syah menyerahkan bonus di Aula Tamasa Setda Tapin, Senin (29/6/2026).

Kalimantan Post

Turut hadir pengurus cabang olahraga, atlet, serta pelatih penerima penghargaan.

Bupati Tapin H Yamani mengatakan, bonus tersebut bukan sekadar hadiah, melainkan bentuk apresiasi pemerintah daerah terhadap perjuangan atlet dan pelatih yang telah mengharumkan nama daerah di ajang olahraga terbesar tingkat provinsi.

“Prestasi yang diraih bukan hanya menjadi kebanggaan atlet dan pelatih, tetapi juga kebanggaan seluruh masyarakat Kabupaten Tapin. Pemerintah daerah memberikan penghargaan atas kerja keras, disiplin, dan semangat juang yang telah ditunjukkan selama Porprov,” ujarnya.

Pada Porprov XII yang digelar di Kabupaten Tanah Laut pada Oktober-November 2025, kontingen Tapin tampil impresif dengan mengoleksi 204 medali, terdiri dari 50 emas, 60 perak, dan 94 perunggu. Hasil tersebut mengantarkan Tapin finis di posisi keempat klasemen akhir perolehan medali se-Kalsel.

Capaian itu menjadi salah satu prestasi terbaik Tapin dalam sejarah keikutsertaan pada Porprov. Di tengah persaingan ketat dengan kabupaten dan kota lain, atlet-atlet Tapin mampu menunjukkan kualitas pembinaan yang semakin berkembang.

Yamani menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus memperkuat pembinaan olahraga melalui peningkatan sarana dan prasarana, pengembangan atlet usia dini, serta sistem pembinaan berkelanjutan.

Ia berharap prestasi pada Porprov XII menjadi modal penting untuk menghadapi berbagai kejuaraan mendatang sekaligus menginspirasi generasi muda Tapin agar aktif berolahraga dan berani berprestasi.

Baca Juga :  Bupati Yamani Sambut Kepulangan Jamaah Haji Tapin

“Keberhasilan ini harus menjadi pemicu semangat untuk meraih prestasi yang lebih tinggi. Pemerintah akan terus hadir mendukung atlet dan pelatih yang berjuang membawa nama Tapin,” kata Yamani.

Ketua KONI Tapin H Misran mengungkapkan, keberhasilan tersebut merupakan buah dari persiapan panjang yang dilakukan sejak jauh hari sebelum pelaksanaan Porprov. Tapin menurunkan kekuatan besar dengan mengikuti 44 dari 56 cabang olahraga yang dipertandingkan.

Kontingen Tapin terdiri atas 697 atlet, 101 pelatih, dan 119 ofisial yang didukung tim kesehatan, keamanan, humas, serta tim monitoring.

“Peringkat empat besar ini adalah bukti nyata hasil kerja keras atlet, pelatih, pengurus cabang olahraga, serta dukungan penuh pemerintah daerah. Prestasi ini menjadi tonggak penting kebangkitan olahraga prestasi di Kabupaten Tapin,” kata Misran.

Menurut dia, bonus yang diberikan pemerintah daerah diharapkan menjadi motivasi tambahan bagi atlet untuk terus meningkatkan prestasi, sekaligus mendorong lahirnya bibit-bibit olahraga baru dari berbagai kecamatan.

Misran juga mengungkapkan, kabar menggembirakan dari cabang olahraga Mixed Martial Arts (MMA). Dua atlet muda Tapin berhasil lolos mewakili Indonesia pada kejuaraan dunia yang dijadwalkan berlangsung di Bali pada November 2026.

“Ini membuktikan bahwa atlet Tapin tidak hanya mampu bersaing di tingkat provinsi, tetapi juga mulai menembus panggung internasional,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, bonus diberikan kepada atlet dan pelatih peraih medali emas, perak, dan perunggu dengan nominal bervariasi sesuai kategori nomor pertandingan, baik perorangan maupun beregu. Kebijakan itu menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah meningkatkan kesejahteraan insan olahraga sekaligus menjaga semangat kompetitif atlet menuju ajang-ajang berikutnya.(abd/KPO-4).

Iklan
Iklan