Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Banjarbaru

APJII Kalselteng Perkuat Kolaborasi dengan Pemda, Dorong Perluasan Internet hingga Wilayah Blind Spot

×

APJII Kalselteng Perkuat Kolaborasi dengan Pemda, Dorong Perluasan Internet hingga Wilayah Blind Spot

Sebarkan artikel ini
IMG 20260708 WA0023 scaled

BANJARBARU, kalimantanpost.com – Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) Wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (Kalselteng) menggelar Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) di Ballroom Grand Maya Hotel, Banjarbaru, Kamis (2/7/2026).

Kegiatan ini menjadi forum untuk menyusun arah kebijakan organisasi sekaligus memperkuat sinergi bersama pemerintah dalam mendorong pemerataan akses internet.

Kalimantan Post

Mengusung tema “Kolaborasi, Sinergi dan Transformasi Digital Untuk Internet Indonesia yang Maju dan Merata”, Rakerwil juga menegaskan komitmen APJII Kalselteng dalam mendukung percepatan transformasi digital, termasuk membantu pemerintah daerah mengatasi wilayah yang masih mengalami keterbatasan akses internet atau blind spot.

Ke depan, APJII Kalselteng akan memfokuskan program kerja pada penguatan organisasi, peningkatan pelayanan kepada anggota, serta kolaborasi yang lebih erat dengan pemerintah daerah guna memperluas jangkauan jaringan internet di Kalimantan Selatan yang masih menyisakan sekitar 6 persen wilayah blind spot.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kalimantan Selatan, Muhamad Muslim, menyambut baik pelaksanaan Rakerwil tersebut. Menurutnya, hasil yang lahir dari forum ini diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat, terutama dalam pemerataan infrastruktur digital.

“Kami dari pemerintah memberikan dukungan penuh terhadap upaya peningkatan akses jaringan yang lebih luas di Kalimantan Selatan. Terkait sisa 6% wilayah blind spot, kami berharap teman-teman APJII dapat memberikan alternatif solusi konkrit karena secara teknis mereka yang lebih memahami,” ungkap Muslim.

Ia menilai komunikasi dan koordinasi antara pemerintah dengan pelaku industri internet sangat penting, terutama apabila di lapangan terdapat kendala yang berkaitan dengan regulasi.

“Kita perlu diskusikan celah regulasi apa yang bisa dibuat agar jaringan internet ini bisa sampai ke wilayah paling pinggir sekalipun. Goal-nya adalah seluruh masyarakat Kalimantan Selatan dapat menikmati jaringan internet,” tambahnya.

Baca Juga :  UP2K PKK Sehati Masuk Enam Besar, Dinilai Tim Provinsi
IMG 20260708 WA0019

Sementara itu, Ketua Badan Pengurus Wilayah APJII Kalselteng, M. Satria Budi Utama, menegaskan pihaknya siap memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah agar perluasan jaringan internet dapat menjangkau daerah-daerah terpencil tanpa mengabaikan aturan yang berlaku.

“Pastinya kita akan selalu berkoordinasi dan bersinergi dengan pemerintah. Secara teknis memang ada kendala, namun kami berkomitmen tidak ingin melanggar regulasi,” ujarnya.

Selain itu, APJII Kalselteng juga akan terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada anggota sebagai bagian dari pelaksanaan program kerja organisasi selama satu tahun ke depan.

“Kami ingin mengakomodir kawan-kawan anggota agar program setahun ke depan terlaksana dengan baik, dengan tetap mengedepankan pelayanan maksimal bagi masyarakat dan konsultasi yang intens dengan keanggotaan,” jelas Satria.

Dukungan juga datang dari pengurus pusat APJII. Ketua Bidang Pengembangan Wilayah 2 APJII, I Gede Yudhatama, mengapresiasi perkembangan APJII Kalselteng yang dinilai cukup pesat sejak berdiri sebagai wilayah mandiri setelah sebelumnya bergabung dengan Kalimantan Timur.

“Tahun lalu baru dibentuk karena sebelumnya bergabung dengan Kaltim. Dari perkembangan anggota, perkembangannya sudah lumayan banyak. Dari yang semula hanya sekitar 14 anggota, sekarang sudah mendekati 30 anggota. Ini perkembangan yang cukup signifikan,” tutur Yudhatama.

Ia berharap Rakerwil perdana ini menjadi momentum memperkuat soliditas organisasi dan meningkatkan kontribusi APJII dalam mendukung pemerataan layanan internet di daerah.

“Pesan kami dari pusat, tetap guyub dan jaga kekompakan. Kalau anggota di wilayah tidak guyub, nanti malah saling menjatuhkan. Tetap kompak untuk maju bersama, baik untuk kemajuan wilayah Kalselteng maupun nasional pada umumnya,” tutupnya. (KPO-1)

Iklan
Iklan