PALANGKA RAYA, Kalimantanpost.com – Perusahaan teknologi global asal Tiongkok, HNAC Technology Co., Ltd, resmi mengajukan permohonan pertemuan audiensi sekaligus menawarkan berbagai solusi teknologi mutakhir kepada manajemen PT PLN (Persero) UP3 Palangka Raya dan PDAM Kota Palangka Raya.
Surat permohonan bertanggal 24 Juni 2026 ini ditandatangani langsung oleh Direktur Pemasaran Internasional HNAC, Mr. Liao Kun.
Dalam suratnya, HNAC yang tercatat sebagai pemimpin pasar dunia di bidang peralatan kendali otomatis untuk pembangkit listrik dan instalasi pompa, menyampaikan kesiapan untuk memperkenalkan kemampuan layanan menyeluruh (One-Stop EPC).
Selain itu ada solusi teknologi yang dirancang khusus untuk menjawab kebutuhan modernisasi kedua perusahaan milik daerah tersebut.
Untuk PT PLN (Persero) UP3 Palangka Raya, pertemuan dijadwalkan berlangsung pada Senin, 29 Juni 2026 pukul 10.00 WIB di kantor PLN setempat.
HNAC menawarkan tiga bidang utama, otomasi jaringan listrik cerdas, integrasi energi terbarukan seperti tenaga surya, angin, dan pembangkit listrik tenaga air
Perusahaan ini memaparkan rekam jejak keberhasilan hampir 30 tahun dalam melakukan transformasi di lebih dari 10.000 fasilitas di 40 negara.
Sementara itu, pertemuan dengan jajaran Direksi PDAM Kota Palangka Raya diagendakan pada Selasa, 30 Juni 2026 pukul 10.00 WIB. Fokus penawaran mencakup pemasangan meteran air digital berbasis Internet of Things (IoT), otomasi stasiun pompa, teknologi pengolahan air, pengelolaan lingkungan, serta solusi penghematan biaya operasional melalui pemanfaatan energi terbarukan.
Rombongan HNAC yang akan hadir dipimpin oleh Mr Liao Kun, didampingi Ms. Reena Liao (Direktur Pemasaran Luar Negeri), Mr Jiang Shuxian dan Ny. Wiwin Murtiningsih (Perwakilan Agen di Indonesia), serta Normah sebagai Mitra Kalimantan.
Secara khusus turut hadir Mr Endeh selaku Perwakilan Khusus HNAC untuk Indonesia berada di Kalimantan Tengah, kepada media ini, Jumat (3/7/2026) menjelaskan niatan tersebut guna mengatasi masalah kelistrikan dan air bersih di Kalteng secara khusus.
Dikemukakan, HNAC menegaskan komitmennya untuk mendukung percepatan transformasi digital dan transisi energi hijau di Kalimantan Tengah melalui kolaborasi yang saling menguntungkan, berbagi pengetahuan, dan penyediaan teknologi yang andal serta ramah lingkungan.(drt/KPO-3)















