Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Banjarmasin

Pemko Banjarmasin Bawa Keluhan Pemadaman Listrik Warga ke PLN Pusat

×

Pemko Banjarmasin Bawa Keluhan Pemadaman Listrik Warga ke PLN Pusat

Sebarkan artikel ini
IMG 20260729 WA0028
PEMADAMAN - Wakil Wali Kota Banjarmasin, Ananda didampingi Sekda Kota Banjarmasin, Ichrome Muftezar berkomunikasi dengan perwakilan PT PLN Pusat (kalimantanpost.com/tangkaplayardisosmedwakilwalikotabanjarmasinananda).

BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin melalui Wakil Wali Kota Banjarmasin Ananda didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Banjarmasin, Ichrome Muftezar membawa berbagai keluhan masyarakat terkait pemadaman listrik yang kerap terjadi ke PT PLN (Persero) Pusat.

Hal tersebut terlihat dari postingan Ananda di sosial media Instagram baru-baru tadi melalui video singkat saat berada di Kantor PT PLN Pusat.

Kalimantan Post

Ananda mengatakan langkah ini dilakukan untuk menyampaikan langsung keluhan, meminta penjelasan terkait pemadaman serta harapan agar persoalan ini bisa berakhir. Mengingat sudah sangat mengganggu aktivitas warga maupun dunia usaha.

Termasuk penjelasan terkait kompensasi yang akan didapat masyarakat setelah mengalami kerugian atas gangguang pasokan listrik yang terjadi.

Menurut Ananda, hal ini perlu disampaikan langsung pada jajaran PLN Pusat agar persoalan pemadaman listrik bergilir yang terjadi akhir-akhir ini mendapat perhatian dan penanganan yang lebih serius.

“Keluhan yang disampaikan tidak hanya dari warga Banjarmasin, tapi juga Kalimantan Selatan dan Tengah karena pemadaman bergilir ini terjadi secara umum di wilayah tadi,” kata Ananda.

Ananda menjelaskan sebagai kota dagang dan jasa. Tentu kebutuhan pasokan listrik ini sangat diperlukan masyarakat kota.

Terlebih, persoalan pemadaman listrik akhir-akhir ini turut berdampak pada jaringan komunikasi dan internet terganggu.

“Kalau pemadaman yang lampau kata para masyarakat, listrik padam tapi signal masih jalan. Kalau sekarang listrik padam secara otomatis terganggu, jadi nambah. Padahal kebutuhan primer masyarakat sekarang dua pak yakni listrik dan signal,” ungkapnya

Dalam video berdurasi 5.37 menit itu, ia juga mengklarifikasi bahwa Rumah Dinas (Rumdin) miliknya juga terdampak pemadaman. Cuman memang selama ini terbantu dengan adanya fasilitas genset hingga listrik tetap bisa menyala.

Baca Juga :  30 Tahun UMBJM Mengabdi, Milad Jadi Tonggak Penguatan Pendidikan dan Dakwah di Kalsel

Klarifikasi ini menyusul adanya keluhan masyarakat yang mempertanyakan alasan kenapa ada beberapa wilayah tidak terdampak pemadaman listrik hingga terkesan tidak adil.

Adapun kedatangan keduanya diterima langsung perwakilan PT PLN Pusat, Executive Vice President (EVP) Operasi Distribusi Sumatera dan Kalimantan, Saleh Siswanto.

Dalam pertemuan itu, Saleh Siswanto menjelaskan, banyak hal terkait pemadaman listrik bergilir yang terjadi di wilayah Kalselteng.

Saleh Siswanto juga menyampaikan harapan bahwa di minggu kedua Agustus nanti kejelasan pemadaman listrik ini bisa teratasi.

Sebab pembangkit di Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Tanjung Power Indonesia (TPI) yang ada di Kabupaten Tabalong akan segera masuk. Berikutnya PLTU yang berada di Kalteng.

Dengan ditambahnya pasokan dari dua pembangkit listrik tadi, diharapkan dapat mengurangi pemadaman listrik bergilir di wilayah Kalselteng. (ham/KPO-4)

Iklan
Iklan